
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Pemerintah Arab Saudi mulai menyiapkan sejumlah perubahan besar dalam penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah atau tahun 2027 mendatang.
Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian adalah penghapusan Paket D serta penataan ulang layanan haji menjadi tiga kategori baru yang diklaim lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi jemaah.
Kebijakan tersebut diumumkan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Tawfiq Al-Rabiah, saat menyerahkan dokumen pengaturan awal kepada kantor-kantor urusan haji berbagai negara dalam acara penutupan tahunan yang berlangsung di Makkah.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan dini Arab Saudi untuk penyelenggaraan haji tahun depan sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jutaan jemaah dari seluruh dunia.
Dalam kesempatan itu, sebagaimana dilaporkan Saudi Gazette, Al-Rabiah memperkenalkan konsep paket komprehensif yang akan menjadi salah satu pembaruan utama pada musim haji mendatang.
Paket tersebut mencakup layanan di kawasan masyair atau tempat-tempat suci, akomodasi di Makkah dan Madinah, transportasi, hingga konsumsi selama masa tinggal jemaah di Arab Saudi.
Melalui skema baru ini, pemerintah Arab Saudi berharap seluruh layanan dapat lebih terintegrasi dan terstandarisasi sejak jemaah tiba hingga kembali ke negara asal.
Kebijakan tersebut juga diharapkan mempermudah koordinasi antara penyelenggara haji dan penyedia layanan di lapangan.
Selain memperkenalkan paket komprehensif, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga mengumumkan penghapusan Paket D yang selama ini menjadi salah satu pilihan layanan haji.
Sebagai penggantinya, struktur layanan akan disederhanakan menjadi tiga kategori utama.



