Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng

W
Penulis: Wahyu Welerubun❯
Benda yang ditemukan pada Selasa, 2 Juni 2026 di halaman gereja. 
Benda yang ditemukan pada Selasa, 2 Juni 2026 di halaman gereja. 

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA – Benda yang sempat diduga sebagai bom di lingkungan Gereja Kemah Injil (Kingmi) Jemaat Sion Jaindapa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dipastikan bukan bahan peledak. 

Hasil pemeriksaan dan investigasi yang dilakukan pada Jumat (5/6/2026) menunjukkan bahwa benda tersebut merupakan biji besi yang biasa digunakan sebagai toki atau ketuk lonceng gereja. 

Informasi mengenai dugaan bom bermula dari temuan sebuah benda mencurigakan di bawah kolong pintu masuk Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa pada Selasa, 2 Juni 2026. 

Advertisement

Temuan tersebut kemudian menyebar luas di tengah masyarakat dan media sosial hingga memunculkan berbagai spekulasi dan tuduhan terkait keberadaan benda tersebut yang di pasang oleh Pihak TNI.

Menindaklanjuti informasi yang berkembang, Ketua Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Intan Jaya, Yoakim Mujizau bersama sejumlah anggota tim melakukan pengecekan langsung ke lokasi. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, benda yang ditemukan diketahui merupakan biji besi berukuran kecil yang lazim digunakan sebagai komponen toki lonceng gereja untuk menghasilkan bunyi dan tidak memiliki unsur maupun mekanisme yang berkaitan dengan bahan peledak.

Advertisement

Sebelumnya, Sekretaris Umum Gereja Kingmi Sinode Papua, Pdt. Dominggus Pigai, M.Th., meminta dilakukan investigasi menyeluruh terhadap temuan tersebut. 

Menurut keterangan pihak gereja, benda itu ditemukan saat sejumlah jemaat kembali ke Kampung Jaindapa untuk melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan gereja, rumah warga, dan kebun yang telah lama ditinggalkan akibat situasi keamanan di wilayah tersebut.

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan telah dipastikan benda tersebut bukanlah bom maupun bahan peledak.

"Kami pastikan benda tersebut bukan bom, melainkan biji besi untuk toki lonceng gereja. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya," tegas Kapen Koops TNI Habema dalam keterangannya, Jumat sore. 

Advertisement

Artikel Terkait

Bayang-bayang HIV di Mimika: Ratusan Kasus Baru Terdeteksi

Bayang-bayang HIV di Mimika: Ratusan Kasus Baru Terdeteksi

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melaporkan temuan 326 kasus baru HIV-AIDS sepanjang periode Januari hingga September 2026. 

Puluhan Orang Kena Tipu Info Loker, Kerugian Capai Puluhan Juta 

Puluhan Orang Kena Tipu Info Loker, Kerugian Capai Puluhan Juta 

Kasus dugaan penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja kembali mencuat di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. 

Mahasiswa Desak Pemprov Papua Tengah Hadirkan Perpustakaan

Mahasiswa Desak Pemprov Papua Tengah Hadirkan Perpustakaan

Persoalan fasilitas literasi dan ketersediaan buku bacaan menjadi perhatian Aliansi Mahasiswa Papua Tengah. Melalui aksi demonstrasi di Nabi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer