Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TPNB-OPM Klaim Bakar Rumah, Sekolah dan Fasilitas Kesehatan di Distrik Mangelum Boven Digoel

K
Penulis: Karolus Daot❯
Rumah dan Gedung Kesehatan serta sekolah di Distrik Mangelum Boven Digoel Papua Selatan diklaim dibakar oleh TNPB Kodap Yahukimo pada Kamis (4/6/2026) (CEPOSONLINE.COM/Jubir TPNB)
Rumah dan Gedung Kesehatan serta sekolah di Distrik Mangelum Boven Digoel Papua Selatan diklaim dibakar oleh TNPB Kodap Yahukimo pada Kamis (4/6/2026) (CEPOSONLINE.COM/Jubir TPNB)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Tentara Pembebasan  Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNB-OPM) mengklaim bertanggung jawab atas pembakaran sejumlah rumah warga, gedung sekolah, dan fasilitas kesehatan di Distrik Mangelum, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, Kamis (4/6/2026).


Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam keterangannya menyebut aksi tersebut dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodam XVI Yahukimo yang dipimpin Komandan Operasi Wilayah Yahukimo, Mayor Kopi Tua Heluka, bersama Komandan Operasi Batalyon Yamue, Mayor Dejang Heluka.

Menurut Sebby, pembakaran dilakukan sekitar jan 07.00 WIT dan merupakan bagian dari operasi yang dilaksanakan kelompok bersenjata tersebut di wilayah Mangelum.

Advertisement


Klaim tersebut juga disampaikan langsung oleh Dejang Heluka melalui rekaman video berdurasi sekitar empat menit yang beredar pada Jumat (5/6/2026). 


Dalam video itu, Dejang Heluka menegaskan bahwa aksi pembakaran dilakukan oleh pasukannya di bawah komando Kopi Tua Heluka.


"Kami bertanggung jawab atas pembakaran tersebut. Kami datang membakar rumah dan gedung sekolah di Distrik Mangelum sekitar jam 07.00 WIT, Itu benar kami yang lakukan dan kami siap bertanggung jawab atas tindakan tersebut. Jangan tangkap masyarakat sembarangan," ujar Dejang Heluka dalam rekaman video tersebut.

Advertisement


Dejang mengklaim aksi pembakaran terjadi setelah upaya mereka melakukan kontak tembak dengan aparat TNI-Polri tidak berhasil.
Ia menyebut kelompoknya mendatangi wilayah tersebut dengan tujuan menyerang aparat keamanan, namun tidak menemukan sasaran yang dimaksud.


"Kami datang untuk baku tembak dengan TNI-Polri, tetapi mereka bersembunyi di dalam rumah. Karena itu kami membakar rumah dan gedung kesehatan serta gedung sekolah," katanya.


Dalam pernyataannya, Dejang Heluka juga meminta aparat keamanan tidak melakukan penyisiran terhadap masyarakat sipil di Distrik Mangelum pasca kejadian tersebut.


"Kalau mau kejar kami, silakan kejar kami. Jangan masyarakat yang menjadi sasaran karena mereka tidak bersalah," ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Diduga Dua Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan Satgas Habema di Nduga

Diduga Dua Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan Satgas Habema di Nduga

Dua orang diduga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III/Ndugama-Nderakma meninggal dunia dalam kontak tembak dengan personel Satga

Beredar Video Perekrutan Anggota OPM, Kapolres Merauke: Itu Video Lama

Beredar Video Perekrutan Anggota OPM, Kapolres Merauke: Itu Video Lama

Kapolres Merauke AKBP Leonardo menegaskan bahwa video yang beredar di masyarakat terkait perekrutan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) m

Dibantu Tokoh OPM, TNI Temukan Senjata Caracal dan 17 Butir Amunisi di Maybrat

Dibantu Tokoh OPM, TNI Temukan Senjata Caracal dan 17 Butir Amunisi di Maybrat

Aparat TNI yang tergabung dalam operasi gabungan berhasil menemukan satu pucuk senjata laras panjang organik jenis Caracal beserta 17 butir

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer