CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Pro Futsal League 2025 Papua Series dinilai spesial oleh pemain Fafage Banua, Evan Soumilena.
Sebab, series ini digelar di Jayapura, Papua, di mana merupakan tanah kelahiran dari punggawa Timnas Futsal Indonesia tersebut.
"Untuk saya pribadi, ada kebanggaan tersendiri karena liga (pro futsal) bisa ada di Papua, khususnya di Jayapura," ungkap Evan, Sabtu, 15 Februari 2025.
Evan menilai bermain di rumah sendiri memiliki atmosfer yang berbeda, jika dibandingkan ketika ia bermain di daerah lain.
"Main di rumah sendiri ini sangat luar biasa."
"Banyak teman, keluarga, dan orang-orang terdekat di sini," sambungnya.
Selain itu, Evan menilai, dengan digelarnya Pro Futsal League di Papua, bisa menginspirasi generasi muda futsal Papua, di mana mereka bisa datang dan saksikan, serta merasakan sendiri atmosfer Pro Futsal League.
Dengan demikian, dapat menginspirasi mereka untuk terjun sebagai atlet futsal profesional.
Diketahui, Pro Futsal League 2025 Papua Series digelar di Istora Papua Bangkit, Kampung Harapan Sentani, Jayapura, Papua.
Tim dari Evan Soumilena, Fafage Banua, bakal berlaga melawan tuan rumah Blacksteel Papua pada pukul 16.00 WIT.
Menurut Evan, melawan Blacksteel Papua adalah salah satu hal yang besar.
Pasalnya, Evan merupakan eks Blacksteel Papua pada periode 2017 – 2024.
“Ini salah satu hal besar buat saya.”
“Namun, di sisi lain, saya harus tetap bersikap professional,” katanya.
Belum lagi, laga tersebut bakal dilangsungkan di Papua, yang mana merupakan tanah kelahiran Evan.
“Makanya, atmosfernya sedikit berbeda karena melawan mantan tim dan melawan mereka di Jayapura.”
“Ini juga hal yang dinantikan banyak orang,” tambahnya.
Evan berharap, baik Fafage Banua maupun Blacksteel dapat menampilkan permainan terbaiknya.
“Semoga bisa tampilkan permainan terbaik dari kedua tim yang bertanding.”
“Dengan demikian, kita bisa menghibur banyak orang yang meluangkan waktunya untuk menyaksikan kita bermain,” ujarnya.
Evan Soumilena mengaku memiliki target untuk menampilkan permainan terbaiknya di setiap laga, termasuk menciptakan gol bagi timnya.
“Saya selalu berusaha untuk bermain baik di setiap game.”
“Kalau bisa cetak gol, Puji Tuhan.”
“Namun, selalu ada target dalam diri sendiri di setiap pertandingan," pungkasnya.(*)
Editor : Gratianus Silas