CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU), Diana Kusumastuti menegaskan Kementerian Pekerjaan Umum terus berupaya menyelesaikan pembangunan akses jalan menuju kawasan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Selatan hingga akhir 2026.
Selain itu, pemerintah juga mempercepat pelaksanaan program Jalan Daerah melalui Instruksi Presiden (Inpres).
Hal tersebut disampaikan Diana saat mengikuti rapat koordinasi bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, jajaran Pemerintah Provinsi Papua Selatan, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kantor Gubernur Papua Selatan, Merauke, Rabu (15/7/2026).
Menurut Diana, pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan pada jalan nasional, tetapi juga mencakup jalan daerah sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia.
"Inpres Jalan Daerah merupakan amanah Presiden Prabowo Subianto agar tidak hanya jalan nasional yang dibangun, tetapi juga jalan daerah diperbaiki oleh pemerintah pusat," ujarnya.
Selain pembangunan jalan, Kementerian PU juga menyiapkan penyediaan air bersih melalui pembangunan kolam retensi atau embung yang berfungsi sebagai penampungan air baku sekaligus mendukung penataan kawasan.
Ia menjelaskan, pembangunan kawasan pemerintahan tidak hanya berorientasi pada gedung, tetapi juga memperhatikan unsur pendukung seperti jaringan jalan, ruang terbuka hijau, tanaman, sistem tata air, hingga lampu penerangan agar tercipta lingkungan yang nyaman dan tertata.
"Tidak hanya bangunan, tetapi ada unsur airnya. Seperti jalan, tidak hanya bagian jalannya saja, tetapi juga berkolaborasi dengan tanaman dan lampu penerangan," katanya.
Menurut Diana, kolaborasi tersebut akan menciptakan kawasan pusat pemerintahan Papua Selatan yang lebih representatif dan memiliki nilai estetika.
Ia juga berharap rumah susun dan rumah khusus yang telah dibangun pemerintah pusat dapat dimanfaatkan secara optimal.
Untuk itu, proses serah terima aset dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan diminta segera diselesaikan agar operasional, pemanfaatan, dan pemeliharaan dapat berjalan dengan baik.
"Administrasi dan dokumentasi serah terima aset harus segera diselesaikan sehingga dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik," ujarnya.
Diana mengatakan pembangunan kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Papua Selatan pada dasarnya telah rampung. Meski kawasan tersebut masih memerlukan penataan lanjutan agar lebih asri, yang terpenting saat ini adalah seluruh fasilitas dapat segera difungsikan.
Ia juga berharap gedung Kantor DPR Papua Selatan yang dibangun bersamaan dengan Kantor Gubernur mampu memenuhi kebutuhan ruang kerja bagi seluruh unsur pimpinan, anggota, dan organisasi pendukung.
Meski demikian, Diana mengakui masih terdapat pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama pembangunan akses jalan menuju kawasan pusat pemerintahan DOB Papua Selatan.
"Kami masih punya tugas menyelesaikan pembangunan akses jalan menuju kawasan DOB. Saat ini masih dalam proses dan menjadi pekerjaan rumah kami," pungkasnya. (*)
Editor : Elfira Halifa