Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gokil, Bayi di Wonosobo Diberi Nama "Muhammad MBG Subianto"

A
Penulis: Abdel Gamel Naser❯
Bayi MBG (pinterest)
Bayi MBG (pinterest)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA — Pasangan suami istri asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Timur, ini punya cara yang sangat unik untuk merayakan rasa syukur mereka. Seorang bayi laki-laki yang baru lahir di Kecamatan Sapuran mendadak mencuri perhatian publik secara luas setelah orang tuanya menyematkan nama yang sangat tidak biasa, yaitu Muhammad MBG Subianto.

 

Seperti dilansir dari Radar Kudus, bayi tersebut merupakan putra ketiga dari pasangan Yuharni (41) dan Ambon Yassin, yang tercatat sebagai warga Dusun Prigi RT 05 RW 04, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Lahir secara normal di Puskesmas Sapuran pada Jumat malam, 10 Juli 2026, bayi ini lahir lebih cepat dari hari perkiraan lahir (HPL) yang seharusnya jatuh pada 22 Juli 2026. Meski lahir lebih awal, sang bayi lahir dalam kondisi sehat dengan berat badan mencapai 3,36 kilogram dan panjang 50 sentimeter.

Advertisement

 

Keputusan Yuharni dan suaminya memberikan nama "MBG Subianto" di belakang nama "Muhammad" bukanlah sebuah kebetulan atau sekadar mencari sensasi. Nama tersebut merupakan bentuk apresiasi terdalam dan dedikasi nyata Yuharni terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

 

Advertisement

Kehidupan ekonomi keluarga Yuharni mengalami transformasi signifikan setelah dirinya diterima bekerja sebagai staf di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya sejak 25 Agustus 2025. Sebelum program ini berjalan, Yuharni merupakan salah satu dari sekian banyak warga setempat yang kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap untuk membantu menopang dapur keluarganya.

 

"Hari perkiraan lahir (HPL) sebenarnya masih jatuh pada 22 Juli, tetapi ternyata lahir lebih cepat di tanggal 10 Juli kemarin. Alhamdulillah persalinan berjalan normal dan bayi kami dalam kondisi sangat sehat," ungkap Yuharni dengan penuh rasa syukur. Bagi Yuharni, SPPG dan Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program pemenuhan nutrisi bagi anak-anak sekolah, melainkan sebuah penyelamat ekonomi bagi keluarganya. (*)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Wali Kota Rolling 16 Pejabat, Tiga Putri Port Numbay Duduki Jabatan Strategis

Wali Kota Rolling 16 Pejabat, Tiga Putri Port Numbay Duduki Jabatan Strategis

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rolling 16 pejabat untuk mengisi sejumlah posisi Pelaksana T

Pemda Dogiyai Apresiasi Festival Kopi, Petani dan Barista Papua Harus Jadi Pelaku Utama Industri

Pemda Dogiyai Apresiasi Festival Kopi, Petani dan Barista Papua Harus Jadi Pelaku Utama Industri

Pemerintah Kabupaten Dogiyai mengapresiasi penyelenggaraan Festival Kopi Papua Tengah yang digelar Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Festiva

HIPMI Dogiyai Promosikan Tiga Produk Kopi Arabika Lokal di Festival Kopi Papua Tengah

HIPMI Dogiyai Promosikan Tiga Produk Kopi Arabika Lokal di Festival Kopi Papua Tengah

Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Dogiyai memanfaatkan Festival Kopi Papua Tengah sebagai ajang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer