Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Forum Tematik Kelompok Rentan Ditutup, Hasilkan Sejumlah Rek

Yulius Sulo • 2026-04-02 06:05:41
Asisten I Setda Papua Selatan Agustinus Joko Guritno, Kepala Bapperida Papua Selatan Selatan Ulmy Listianingsih Wayeni, Direktur Jerat Jimmy Biay dan para peserta Fortembang pada penutupan kegiatan tersebut, Rabu (1/4/2026). (Sulo/Cepos)
Asisten I Setda Papua Selatan Agustinus Joko Guritno, Kepala Bapperida Papua Selatan Selatan Ulmy Listianingsih Wayeni, Direktur Jerat Jimmy Biay dan para peserta Fortembang pada penutupan kegiatan tersebut, Rabu (1/4/2026). (Sulo/Cepos)

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Setelah berlangsung 2 hari, Forum Tematik Kelompok Rentan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Fortembang) Provinsi Papua Selatan ditutup Asisten I Sekda Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno, Rabu (1/4). 

 

Sejumlah rekomendasi penting dan strategis untuk kelompok rentan tersebut dihasilkan untuk di bawa dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 pada Musrenbang 2026 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. 

 

   Agustinus Joko Guritno atas nama Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksanakanya Fortembang yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperida), didukung Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) dan Jaringan Kerja Rakyat Papua (Jerat). 

 

Dikatakan, pemerintah Papua Selatan akan terus mewujudkan komitmen mendorong penguatan perencanaan pembangunan partisipatif, inklusif sesuai visi misi pembangunan Papua Selatan yaitu terwujudnya masyarakat Papua Selatan yang bermartabat aman dan damai sejahtera serta pemerintah yang aspiratif.   

 

‘’Usulan-usulan prioritas dari diskusi Tematik selama 2 hari ini akan kami dukung supoaya terakomodasi dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan Otsus dan RKPD 2027 dengan tetap memperhatikan rambu-rambu regulasi yang berlaku,’’ katanya. 

 

Kepada pimpinan OPD,Gubernur Apolo Safanpo meminta untuk turut mengawal berbagai usulan penting dan strategis yang dihasilkan dalam forum tersebut. 

‘’’Pemerintah Papua Selatan juga akan melibatkan masyarakat Papua Selatan dalam forum-forum di Papua Selatan dalam perencanaan pembangunan di Papua Selatan. Pemerintah Papua Selatan mengundang seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung dan mengawasi pemerintahan di lingkungan Papua Selatan,’’ jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Bapperida Provinsi Papua Selatan Ulmy Listianingsih Wayeni yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia memberikan apresiasi atas keterlibatan berbagai stakeholder dengan sangat antusias selama kegiatan. Adapun yang dihasilkan pertama adalah peluncuran buku panduan penyelenggaraan Fortembang Papua Selatan dan terlaksananya diskusi pengalihan issu dan kualitas issu di 5 kelompok yakni kelompok adat, perempuan, masyarakat adat, Orang asli Papua dan disabilitas serta lansia. ‘’Untuk total rekomendasi issu strategis masih dilakukan rekapan,’’ terangnya. 

Sementara itu, Direktur Jaringan Kerja Rakyat Papua (Jerat) Jimmy Biay menjelaskan, issu strategis yang dihasilkan dalam Fortembang akan diseleraskan kembali untuyk selanjutnya terus dikawal dalam penyusunan RKPD dan Musrenbang Provinsi Papua Selatan. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Apolo Safanpo #PAPUA SELATAN #Sekda Papua Selatan