CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Mambesak, Rumah Inspirasi Kebadabii bersama Komunitas Sastra Papua (Ko’SaPa) dan RJB siap menggelar Mambesak Akustik di Jalan Baru, Mapiduba, Nabire, Rabu (5/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIT ini menghadirkan berbagai perlombaan seni, pertunjukan budaya, hingga malam penghormatan (tribute) kepada almarhum rapper Papua, Rikeyx NHFOD, sebagai bentuk upaya merawat dan menghidupkan kembali semangat Mambesak di tengah generasi muda.
Inisiator Rumah Inspirasi Kebadabii, Mecky Tebai, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut digelar untuk mengenang perjalanan Grup Akustik Mambesak yang selama ini menjadi simbol perjuangan seni, sastra, dan kebudayaan Papua.
“Untuk mengenang Grup Akustik Mambesak, kita lakukan kegiatan mulai dari Pra HUT Mambesak hingga HUT Mambesak,” kata Mecky Tebai saat diwawancarai, Rabu (5/8/2026).
Mecky menjelaskan, pada rangkaian Pra HUT Mambesak, panitia mengawali kegiatan dengan lomba menggambar bagi siswa sekolah dasar sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya Papua sejak dini.
Sementara pada puncak HUT Mambesak, panitia telah menyiapkan beragam kegiatan yang melibatkan komunitas seni dan masyarakat. Di antaranya penampilan vokal grup, lomba melukis wajah Arnol C. Ap, Bingkisan Mambesak, peluncuran Mixtape Mambesak oleh King of Blvck, In Memoriam Rikeyx NHFOD, penampilan MOB Anak Kompleks, serta musikalisasi puisi.
“Pada HUT Mambesak nanti akan ada vokal grup, lomba melukis wajah Arnol C. Ap, Bingkisan Mambesak, Mixtape Mambesak dari King of Blvck, In Memoriam Rikeyx NHFOD, penampilan MOB Anak Kompleks, dan musikalisasi puisi,” jelasnya.
Selain itu, panitia juga masih mengupayakan penampilan gowai dan tetaa sebagai bagian dari tradisi lisan masyarakat Papua yang diharapkan semakin memperkaya nuansa budaya dalam peringatan HUT Mambesak tahun ini.
“Ada juga gowai dan tetaa, hanya saja masih kami pastikan untuk penampilannya,” ujarnya.
Menurut Mecky, Mambesak Akustik tidak sekadar menjadi perayaan tahunan atau panggung hiburan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang untuk menghidupkan kembali nilai-nilai yang diwariskan Mambesak melalui cerita rakyat, nyanyian, sastra, dan musik agar tetap hidup di tengah masyarakat Papua.
“Melalui kegiatan ini kami ingin merawat ingatan tentang Mambesak. Bagaimana cerita dan nyanyian rakyat itu bisa diingat kembali, serta roh atau spiritnya tetap hidup dan terus dijaga. Kami ingin Mambesak tidak hanya dikenang sebagai sejarah, tetapi tetap hidup melalui cerita, nyanyian rakyat, dan semangat yang diwariskan kepada generasi muda Papua,” pungkasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga menghadirkan Panggung Mambesak yang dikemas sebagai malam penghormatan kepada almarhum Rikeyx NHFOD, musisi rap Papua yang dikenal aktif mengangkat identitas dan realitas Papua melalui karya-karyanya.
“ Melalui kolaborasi Rumah Inspirasi Kebadabii, Ko’SaPa, dan RJB, kegiatan ini kami harapkan menjadi ruang bersama untuk menjaga semangat Mambesak agar tetap hidup serta terus menginspirasi generasi muda dalam mencintai seni, sastra, dan kebudayaan Papua,” tutup Mecky. (*)
Editor : Lucky Ireeuw