Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

PT Petrosea dan Distrik Mimika Baru Kolaborasi Kembangkan RTH Strategis di Timika

Wahyu Welerubun • Rabu, 15 April 2026 - 12:01 WIB
 Penandatanganan kerja sama pengembangan RTH Distrik Mimika Baru oleh PT Petrosea Tbk bersama Pemerintah Distrik Mimika Baru di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Rabu (15/4/2026), (Foto: CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).
 Penandatanganan kerja sama pengembangan RTH Distrik Mimika Baru oleh PT Petrosea Tbk bersama Pemerintah Distrik Mimika Baru di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Rabu (15/4/2026), (Foto: CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA – Langkah nyata pelestarian lingkungan di jantung Kabupaten Mimika resmi dimulai. PT Petrosea Tbk bersinergi dengan Pemerintah Distrik Mimika Baru untuk mengembangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi lokal.

Komitmen ini dikukuhkan melalui penandatanganan kerja sama (MoU) oleh CSR Superintendent PT Petrosea Tbk, Aditya Ramadhana Djaja, dan Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Rabu (15/4/2026). 

Proyek perdana akan difokuskan pada area publik di Jalan Cenderawasih, tepat di depan kantor PT Petrosea Tbk, seberang Bundaran Mimika Smart City. 

Aditya Ramadhana Djaja menegaskan bahwa proyek ini merupakan manifestasi kepatuhan perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). 

Menurutnya, perusahaan tidak hanya mengejar profit, tetapi harus tumbuh bersama masyarakat di wilayah operasionalnya.

“Nah, kita lihat kita di area ring satu kita, salah satunya di SP 2 ini, apa namanya, Ruang Terbuka Hijau ini menjadi hal yang penting di seluruh Indonesia, termasuk di Timika ini,” jelas Aditya.

Ia menambahkan bahwa ketersediaan RTH menjadi wadah krusial untuk menjaga lingkungan agar tidak tercemar. 

Dalam pelaksanaannya, PT Petrosea akan menyuplai kebutuhan material dan berkolaborasi dengan kontraktor pihak ketiga di bawah pengawasan bersama Pemerintah Distrik.

“Dan harapan juga mungkin bisa kita merambah ke RTH di Mimika juga, cuma mungkin di distrik yang lain yang perlu kita lihat, nanti kita ases apakah perlu dilakukan pengembangan atau dibuatkan RTH yang baru,” tutup Aditya.

Selanjutnya, Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, menilai kerja sama ini sangat strategis. Bagi pemerintah, penataan RTH bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya intervensi budaya dan karakter masyarakat.

Rencananya, RTH yang ditata ini akan difungsikan sebagai wadah ekonomi bagi masyarakat lokal, khususnya para perajin noken.

"Jadi itu adalah intervensi taman yang akan kita buat baik setelah kita tata sesuai dengan apa yang telah direncanakan dengan Petrosea," jelas Merlyn. 

"Nanti kita akan masukkan mama-mama yang berjualan noken, ya UMKM. Kemarin kita sudah OAP (Orang Asli Papua) ya, khusus OAP di RTH itu,” imbuhnya. 

Aksi di lapangan dijadwalkan mulai berjalan pada Jumat mendatang, diawali dengan pendekatan kepada pemuda setempat dan pemetaan area. Merlyn menekankan pentingnya masa transisi perawatan agar aset yang dibangun tidak terbengkalai.

Sinergi ini merupakan bagian dari gerakan Mimika Baru Bersih, Gerak Bersama, dan Berdampak Nyata (Miru Bergema), sebuah inisiatif distrik untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata. Ke depan, pemerintah distrik juga tengah menjajaki kerja sama serupa dengan pelaku usaha lain untuk memperluas jangkauan RTH di titik-titik lainnya.

(*)

Editor : Lucky Ireeuw
#rth #pt petrosea #mimika #Ceposonline.com