Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Maju Pilbup Merauke, Yoseph Bladib Gebze-Fauzun Nihayah Gelar Deklarasi Pasangan

Yulius Sulo • Kamis, 18 Juli 2024 | 14:56 WIB
Yoseph Bladib Gebze, SH, LLM-Fauzun Nihayah, SH, M.Si, (Yosfan) saat mendeklarasikan diri sebagai pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Merauke periode 2024-2029
Yoseph Bladib Gebze, SH, LLM-Fauzun Nihayah, SH, M.Si, (Yosfan) saat mendeklarasikan diri sebagai pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Merauke periode 2024-2029

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Bakal calon bupati Merauke dan bakal calon wakil bupati Merauke periode 2024-2029 Yoseph Bladib Gebze, SH, LLM dan Fauzun Nihayah, SH, M.Si, (Yosfan) menggelar deklarasi sebagai pasangan bupati dan wakil bupati Merauke pada Pilkada serentak, Kamis (18/07/2024).

Selain deklarasi pasangan, juga dilakukan pemberkatan dan peresmian posko pemenangan sebagai rumah bersama di Jalan Ermasu Merauke.
Kedua pasangan ini menjadi yang pertama melakukan deklarasi setelah keduanya meyakini tidak akan terjadi lagi bongkar pasang pasangan calon bupati dan wakil bupati Merauke menuju pendaftaran yang dimulai 27 Agustus 2024 mendatang.

Bakal calon bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengungkapkan dengan memperhatikan animo masyarakat yang begitu besar dan harapan-harapan yang disampaikan kepada pihaknya, sehingga pihaknya melakukan deklarasi pasangan calon.

‘’Kenapa saya meminang ibu Fauzun Nihayah, karena beliau merupakan salah satu figur dan kader terbaik Partai Nasdem. Beliau sudah melakukan berbagai hal berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat bersama-sama dengan Bapak Sulaeman Hamzah yang juga kader Nasdem di DPR RI.

Sehingga apa yang sudah dilakukan beliau (Fauzun Nihayah) saya pikir itu kita sudah sejalan. Harapan kami nanti kami akan bersama-sama dengan Partai Nasdem dan Koalisi dengan Partai Demokrat , kita bisa maju sebagai calon bupati dan wakil bupati Merauke kalau sudah mendapatkan B1.KWK,’’ terangnya.

Yoseph Bladib Gebze menjelaskan, sebagai komitmen untuk maju bertarung dalam Pilkada serentak di Merauke itu, dirinya sudah mengajukan pengunduran diri dari jabatan sebagai Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Papua Selatan.

"Kami sudah bertekad bulat untuk maju sebagai peserta konstestasi Pilkada tahun 2024,’’ jelasnya.
Mantan Kabag Hukum Setda Kabupaten Merauke ini juga menjelaskan bahwa dari kepemimpinan –kepemimpinan di Merauke, pasangannya selalu laki-laki. ‘’Tapi kali ini mungkin kita bisa melihat hal yang berbeda, pasangan bapak dan ibu. Ini juga merupakan wujud penghargaan kepada kaum perempuan dan mungkin dari prespektif gender, mungkin ini perpaduan serasi untuk memimpin Merauke kedepan,’’ jelasnya.

Yoseph Gebze juga menjelaskan, jika dirinya bersama dengan bakal calon bupati Merauke Fauzun Nihayah memiliki slogan ‘’Sejahtera untuk semua. Sejahtera untuk semua disini artinya tidak ada perbedaan diantara kita. sejahtera untuk semua bahwa dalam strata sosial apapun entah dia pegawai, pengusaha, petani, nelayan harus merasakan kesejahteraan itu untuk kehidupannya, tanpa terkecuali.

Termasuk anak-anak yang pencandu lem aibon, masyarakat yang belum mendapatkan akses pendidikan yang layak. Termasuk mereka yang kemungkinan belum mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang baik,’’ jelasnya.

Dikatakan, dalam Pembukaan UUD 1945 sudah dinyatakan bahwa kita harus memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan bagi kiita semua. ‘’Hal itulah yang menginspirasi saya dan ibu Fauzun Nihayah untuk menggariskan motto untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama. Itulah yang ingin kita perjuangkan dan digariskan UUD 1945. Cita-cita besar yang harus kita perjungkan bersama,’’ tandasnya.

Sementara itu, Bakal Calon Wakil Bupati Fauzun Nihayah menjelaskan ada banyak alasan mau dipinang oleh Yoseph Bladib Gebze sebagai bakal calon wakil bupati Merauke.

‘’Ketika saya sebagai politisi dan pak Yoseph Bladib Gebze sebagai birokrat, tentunya ini 2 pasangan yang ideal. Beliau sebagai birokrat tentu punya pengalaman yang cukup baik dalam tata kelola di birokrasi dan saya sebagai politisi. Tentunya juga rekam jejak beliau, kami juga harus mengetahui dengan baik,’’ katanya.

Fauzun Nihayah menjelaskan, bahwa dirinya baru memberi jawaban setelah sekitar 3 bulan menyampaikan pinangan itu. Jadi bukan dilamar langsung dijawab. Tapi proses 3 bulan itu yang pihaknya lakukan. Dimana peran kerja akan dilakukan secara bersama, kendati dalam UU, wakil bupati sebagai pembantu.

‘’Tapi setidaknya ada beberapa diskusi-diskusi untuk mengurus masyarakat tersebut yang akan diurus secara bersama.

Fauzun Nihayah yang masih tercatat sebagai anggota DPR Papua ini mengatakan bahwa Parpol yang sudah dipastikan mengusung adalah Nasdem yang memiliki 5 kursi dan Demokrat dengan 1 kursi. ‘’Kita masih tungu kejutan –kejutan lainnya,’’ jelasnya. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Merauke #calon bupati #PAPUA SELATAN