Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Proyek Infrastruktur Mimika Mandek, Warga Diminta Bersabar 

W
Penulis: Wahyu Welerubun❯
Potret wilayah Kota Timika dari udara. (CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).
Potret wilayah Kota Timika dari udara. (CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA-Hak masyarakat Mimika untuk menikmati fasilitas publik yang layak terancam tertunda lebih lama. Hingga pertengahan Mei 2026, pembangunan infrastruktur di daerah ini masih mandek. 

Akibatnya, penyerapan APBD Kabupaten Mimika jalan di tempat baru menyentuh angka 11,38 persen per 15 Mei lalu.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengungkapkan lambannya realisasi fisik ini dipicu oleh lonjakan harga material bangunan di tingkat nasional hingga 22 persen, serta melambungnya biaya logistik akibat kenaikan harga bahan bakar. 

Advertisement

Kondisi global, seperti konflik di Timur Tengah dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, turut memperparah keadaan.

"Orang banyak mengkritisi kenapa sampai pembangunan-pembangunan infrastruktur tidak jalan. Harga-harga barang sekarang hampir di seluruh Indonesia meningkat. Di tempatnya, kita ambil material di Surabaya misalnya, dia naik 22 persen. Belum lagi kalau kita bawa ke sini, transportasinya naik," tutur Johannes saat diwawancarai, Rabu, 20 Mei 2026. 

Ia menyebut, serapan anggaran yang ada saat ini masih didominasi oleh belanja jasa, sementara proyek fisik yang langsung menyentuh kepentingan publik masih tertahan. 

Advertisement

Tantangan akan jauh lebih berat untuk pembangunan fasilitas di wilayah pedalaman yang mengandalkan transportasi udara.

"Kamu lihat dolar sekarang, sudah Rp18 ribu dari Rp16 ribu, itu dolar. Harga barang naik, belum transportasinya, belum kalau kita pikir kita mau bangun di gunung sana,”

“Kita khawatir jangan sampai kita melakukan tender, tidak ada yang ikut tendernya. Karena berat sekali ini biayanya. Makanya kita evaluasi," tambahnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Polisi Evakuasi Jenazah Pria Paruh Baya di Kuala Kencana, Korban Sempat Dirawat karena Sakit

Polisi Evakuasi Jenazah Pria Paruh Baya di Kuala Kencana, Korban Sempat Dirawat karena Sakit

Polsek Kuala Kencana bersama Tim Inafis Polres Mimika mengevakuasi seorang pria paruh baya berinisial H.S.P. (45) yang ditemukan meninggal.

Maut Nyaris Jemput Pengendara: Mobil Hancur Tertimpa Pohon di Kuala Kencana

Maut Nyaris Jemput Pengendara: Mobil Hancur Tertimpa Pohon di Kuala Kencana

Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berujung pada insiden nyaris fatal di ruas jalan utama kawasan Kuala Kencana.

Waspada! Cuaca Ekstrem Landa Mimika Sejumlah Distrik Dikepung Hujan Lebat dan Badai Guntur

Waspada! Cuaca Ekstrem Landa Mimika Sejumlah Distrik Dikepung Hujan Lebat dan Badai Guntur

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Mozes Kilangin Mimika mengeluarkan peringatan dini cuaca

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer