Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Papua Tengah Fokus Rehabilitasi Mangrove dan Ekonomi Berkelanjutan

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Victor Fun foto bersama Kepala DLH Papua Tengah pada pembukaan acara pembentukan KKMD Provinsi Papua Tengah Tahun 2026. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV).
Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Victor Fun foto bersama Kepala DLH Papua Tengah pada pembukaan acara pembentukan KKMD Provinsi Papua Tengah Tahun 2026. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, NABIRE-Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove sekaligus mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui pembentukan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Papua Tengah Tahun 2026.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua Tengah dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten Bidang Umum Setda Papua Tengah, Victor Fun, pada kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan KKMD di Hotel Mahavira Ii Nabire, Kamis (21/5/2026).

Dalam sambutannya, Victor Fun mengatakan wilayah pesisir Papua Tengah memiliki potensi besar, namun juga menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang perlu mendapat perhatian bersama.

Advertisement

Salah satu kekuatan utama wilayah pesisir Papua Tengah adalah keberadaan ekosistem mangrove yang hingga kini masih menjadi penyangga kehidupan masyarakat.

“Mangrove memiliki fungsi yang sangat penting, bukan hanya untuk menjaga kawasan pantai dari abrasi dan gelombang laut, tetapi juga sebagai tempat hidup berbagai jenis ikan dan biota laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, mangrove juga berperan menjaga kualitas lingkungan serta membantu mengurangi dampak perubahan iklim karena kemampuannya menyerap karbon dalam jumlah besar.

Advertisement

Meski demikian, pemerintah mengakui tekanan terhadap kawasan mangrove terus meningkat akibat pembukaan lahan, pemanfaatan kawasan pesisir yang belum tertata dengan baik, serta kurangnya pengawasan di sejumlah wilayah.

“Jika kondisi ini tidak segera ditangani secara bersama-sama, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut dan lingkungan sekitar,” kata Victor Fun.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menilai perlindungan dan pengelolaan mangrove harus melibatkan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, akademisi, sektor swasta, masyarakat adat, komunitas lingkungan, hingga masyarakat pesisir.

Melalui pembentukan KKMD, pemerintah berharap tercipta kolaborasi lintas sektor dalam penyelamatan ekosistem mangrove di Papua Tengah.

Advertisement

Artikel Terkait

Perjuangkan Aspirasi Rakyat hingga Nasional, Senator Eka Kristina Yeimo Raih Indonesia Future Figure

Perjuangkan Aspirasi Rakyat hingga Nasional, Senator Eka Kristina Yeimo Raih Indonesia Future Figure

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Tengah, Eka Kristina Yeimo Murib, meraih

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Genap dua tahun menjalankan tugas sejak dilantik pada 2024, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah terus memperkuat komitmennya

Resmi Dilantik, Ketum PSSI Papua Tengah Tancap Gas Benahi Sepak Bola

Resmi Dilantik, Ketum PSSI Papua Tengah Tancap Gas Benahi Sepak Bola

Baru saja dikukuhkan sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua Tengah, Deinas Geley, langsung memasang target.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer