Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Pembunuhan Sadis di Merauke Papua Selatan, Selingkuhan Jadi Korban

Yulius Sulo • 2024-05-16 15:48:37
Polisi saat mengevakuasi jenazah korban pembunuhan dan pembakaran oleh selingkuhannya
Polisi saat mengevakuasi jenazah korban pembunuhan dan pembakaran oleh selingkuhannya

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Seorang pria paro baya di Merauke berinisial RH membunuh wanita selingkuhannya di Merauke secara sadis.

Dikatakan, sadis karena pelaku membunuh korban terlebih dahulu kemudian membakarnya.

Kasus pembunuhan secara sadis ini terjadi di sekitar Pasar Mopah Baru pada Rabu (15/5/2024) sekitar pukul 03.00 WIT dini hari.

Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, kepada wartawan di Merauke membenarkan pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap korban tersebut.

Antara pelaku dan korban sudah tinggal serumah selama 8 tahun di sebuah rumah di lahan milik orang di Pasar Mopah Baru Merauke tersebut.

Namun pelaku maupun korban memiliki istri dan suami yang sah serta anak-anak.

Sedangkan antara pelaku dan korban selama tinggal  bersama tanpa anak.

Keduanya dilaporkan bekerja sebagai tukang sapu jalan.

Kemudian pada Rabu (15/05/2024), sekitar pukul 03.00 WIT, pelaku membunuh korban dengan cara pertama memukul kepala korban dengan linggis, selanjutnya menutup hidung dan mulutnya dengan bantal hingga tidak bernyawa.

Setelah memastikan korban meninggal, pelaku masih mengiris badan korban.

Baca Juga: Drama Pembunuhan Istri yang dilakukan Kakek 70 Tahun ini Berakhir

Setelah itu, kemudian pelaku menaikan jenazah korban ke atas angkot dan membawanya ke lokasi yang tidak jauh dari rumah tempat tinggal antara korban dan pelaku. 

“Kemudian pelaku membakar korban dengan menutup selimut dan karung.”

“Kemudian sampai subuh  itu masih ada api dan pagi itu ada seorang saksi  yang mau bakar rokok.”

“Namun pelaku meminta saksi tersebut untuk tidak ke sumber api tersebut.”

“Tapi, saksi melihat ada kaki, sehingga saksi langsung lari menuju Polres Merauke,’’ katanya.

 

Saat menerima laporan, pihaknya dari Tim Inafis langsung turun melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah yang sudah terbakar tersebut.

Menurut Kapolres Merauke, berdasarkan keterangan langsung yang ia peroleh dari pelaku, pelaku tega membunuh korban karena merasa terusik dengan tuntutan-tuntutan dari korban yang menuntut minta uang, harus pulang dan jangan kerja.

“Pengakuannya bergaji Rp 1,8 juta, dia ngontrak di situ  Rp 600  ribu dan tinggal di situ selama 8 tahun.”

“Mungkin sudah tidak nyaman dikejar-kejar, sehingga terjadi percecokan pada dini hari itu dan berakhir dengan pembunuhan,’’ tandas Kapolres. (*)

Editor : Gratianus Silas
#Merauke #PEMBUNUHAN #selingkuhan #suami #Ceposonline.com #istri #PAPUA SELATAN