CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Tiga unit speedboat dilaporkan terbakar di perairan Jayapura, tepatnya di Dermaga Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Papua, Jumat (19/6/2026).
Insiden tersebut mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Direktur Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Papua, Kombes Pol Tri Setyadi Artono, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kebakaran terjadi saat sejumlah speedboat sedang bersandar di dermaga untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan rutin menjelang operasional.
"Yang terbakar ada tiga speedboat. Saat kejadian, kami langsung mengamankan kapal patroli yang berada di sekitar lokasi dan meminta bantuan pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman," kata Kombes Tri dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, personel Polairud bersama tim Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Jayapura bergerak cepat melakukan penyemprotan air guna mencegah api merembet ke kapal lain maupun fasilitas dermaga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan terhadap bangkai speedboat yang terbakar sebelum dilakukan evakuasi dan penanganan lebih lanjut.
Kombes Tri mengatakan, ketiga speedboat tersebut baru beberapa hari berada di dermaga untuk menjalani pemeriksaan teknis dan servis rutin. "Tidak ada pekerjaan perbaikan besar. Mereka hanya berada di dermaga untuk pengecekan dan perawatan rutin," ujarnya.
Terkait penyebab kebakaran, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan adanya percikan api, gangguan pada aki, maupun faktor lain yang masih perlu didalami.
"Kami masih mendalami penyebabnya. Bisa saja berasal dari percikan api, aki, atau faktor lainnya. Semua masih dalam proses penyelidikan," katanya.
Selain kerugian material akibat hangusnya tiga speedboat, insiden tersebut juga menyebabkan dua orang menjadi korban. Keduanya sempat mendapatkan pertolongan pertama di lokasi sebelum dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.
"Informasi yang kami terima ada dua korban. Setelah diberikan pertolongan awal, keduanya langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," jelas Kombes Tri.
Ia menambahkan, personel Polairud yang berada di lokasi segera melakukan upaya penyelamatan terhadap korban sekaligus membantu proses pemadaman bersama petugas pemadam kebakaran.
"Anggota kami merespons cepat untuk membantu masyarakat, memadamkan api, sekaligus menolong korban," ujarnya.
Berkat respons cepat petugas gabungan, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke fasilitas dermaga maupun kapal lainnya."Syukur, situasi sudah aman. Api berhasil dipadamkan dengan bantuan mobil pemadam kebakaran, peralatan pemadam yang kami miliki, serta dukungan dari berbagai pihak," kata Kombes Tri.
Hingga kini, penyidik masih melakukan pendataan kerugian dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan tiga unit speedboat tersebut. (*)