Wawali: Ada yang Tak Mau Bayar Iuran Akan Ditertibkan
JAYAPURA-Kondisi rumah susun sewa (Rusunawa) di Dok IX Komplek Pasar Inpres Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara Kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
Banyak kerusakan di Rusunawa, baik di fasilitas kamar mandi, bangunan dan ketersediaan air bersih, maupun warna cat Rusunawa sudah tidak terawat lagi. Untuk itu, Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM.,hari Jumat(6/12) kemarin, telah melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) untuk melihat secara nyata kondisi rumah susun dan keluhan penghuninya.
Dari point penting yang dikatakan Wawalkot usai Sidak di rumah susun, jumlah kamar di rumah susun ada sebanyak 96 kamar, tapi dari 96 kamar di rumah susun untuk jumlah penghuni tetap ini akan dilakukan pendataan. Karena selama selama ini penghuni rumah susun saat diminta menyetor biaya sewa ada yang bayar ada juga yang tidak, alasannya karena fasilitas Sarpras di rumah susun banyak yang rusak,sehingga diharapkan Pemkot bisa memperbaikinya.
"Kita diinstruksikan KPK dan BPK bahwa rumah susun di Dok IX harus bisa menyumbang PAD untuk Kota Jayapura, tapi tampaknya di lapangan kita temukan begini, penghuni tidak mau bayar iuran alasan fasilitas sudah tidak bagus lagi, walaupun demikian kita akan lakukan penertiban, sekaligus mendata kepastian jumlah penghuninya,"ungkapnya.
Dengan adanya fasilitas yang ada di sini sudah mulai ada yang tidak berfungsi lagi, termasuk air bersihnya,kamar mandinya serta mungkin pagar pengaman, pelindung agar penghuninya nanti nyaman.
" Nanti Pemkot akan perbaiki fasilitas dan Sarprasnya supaya penguninya nyaman tapi tetap harus dapat melakukan pembayaran resmi ke Pemkot Jayapura, saya juga minta ketua RT agar bisa kerjasama yang baik dengan Pemerintah dan warga di sini,"tandasnya.(dil/wen)
Editor : Administrator