Muncul Akun Diduga Pengelola SPPG di Depapre, Minta Langsung Chat Pribadi 

Abdel Gamel Naser • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 11:20 WIB
Salah satu anak di bawah umur yang diduga mengalami keracunan menu MBG saat dilakukan penanganan medis di RSUD Yowari Selasa (4/8/2026).

(CEPOSONLINE/YOHANA)
Salah satu anak di bawah umur yang diduga mengalami keracunan menu MBG saat dilakukan penanganan medis di RSUD Yowari Selasa (4/8/2026). (CEPOSONLINE/YOHANA)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA-Di tengah fokus pemerintah dan tim medis melakukan penanganan terhadap pasien yang diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Depapre,di ruang lain terjadi perdebatan warganet dengan akun yang diduga milik pengelola SPPG yang menangani MBG di Depapre.

 

Beberapa warganet nampak memprotes dan meminta pertanggungjawaban dari pengelola atau penanggungjawab dapur. “Penanggungjawab tolong berikan kompensasi kepada korban MBG. Ditunggu uang 1M peranak,” tulis pemilik akun Van dalam postingannya.

 

Sementara ada juga pemiliki akun Doto Otak Retak yang menulis cukup panjang dengan narasi, “Republik Indonesia ini Prabowo yang urus, Provinsi Papua ini Gubernur M Fakhiri yang urus, Kabupaten Yunus Wonda yang urus, Ko pu tugas itu urus dapur MBG. Trus kenapa sampe anak-anak Paud, SD dan SMP dong kena keracunan begini,” tulisnya.

 

Dari berbagai komentar ini sebelumnya ada postingan dari akun berinisial AD yang diduga penangungjawab SPPG tersebut. Ia menulis: Jangan bikin status ttg MBG trus nanti kita balas bilang itu haknya orang tua atau guru untuk biat status krn makanan kami yang siapkan. Kalau begitu kami sebagai penanggungjawab juga bisa komentar dan tolong diterima.

 

Jangan egois dan berfikir paling tahu segalanya ya. Kalau mau tanya soal apapun tentang MBG Depapre atau keluhan bisa langsung chat saya atau chat ke akun dapur SPPG Depapre, terimakasih. 

 

Sementara pantauan Ceposonline.com diketahui petugas gabungan dari Balai POM, Dinas Kesehatan dan PGRI Kabupaten Jayapura turun langsung mengecek ke dapur. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
Kabupaten Jayapura Ceposonline.com