Soal Pembubaran Paksa Massa Demo di Sentani, Kapolres Jayapura:  Sesuai SOP  Demi Menjaga Keamanan Masyarakat

Priyadi Cepos Online • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 11:23 WIB
Kendaraan Taktis, Mobil Water Canon yang disiapkan di Halaman Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, dalam mengatasi aksi demo KNPB, Senin (3/8/2026). 
(Ceposonline.com/Priyadi)
Kendaraan Taktis, Mobil Water Canon yang disiapkan di Halaman Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, dalam mengatasi aksi demo KNPB, Senin (3/8/2026).  (Ceposonline.com/Priyadi)

CEPOSONLINE.COM, SENTANI-Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan mengaku siap memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di Sentani, Kabupaten Jayapura, terkait adanya aksi demo KNPB, Senin (3/8/2026).

 Phaknya bersama personil gabungan TNI/Polri, Satpol PP Kabupaten Jayapura tetap mengutamakan keselamatan dan kondusifitas Kamtibmas bersama.

Soal vidio yang beredar personel Polres Jayapura melakukan pembubaran paksa dan pengejaran terhadap sekelompok massa yang mau keluar jalan Pasar Pharaa Sentani, Kapolres Dion menegaskan karena kelompok masa sudah diberikan imbauan dan penegasan, bahwa tidak boleh melakukan aksi demo di halaman Kantor Bupati Jayapura.

 Namun karena nekat ingin keluar ke jalan akhirnya personil yang berjaga di sana memukul mundur agar kelompok pendemo mundur tidak ke jalan.

" Harus dipahami bahwa kami aparat melakukan ini untuk keamanan. Kami antisipasi kalau massa turun ke jalan dan melakukukan hal-hal yang tidak kita inginkan,"ungkapnya.

Diakui, tindakan ini sudah dilakukan sesuai prosedur secara tegas dan terukur demi Kamtibmas bersama

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan menegaskan bahwa Polres Jayapura berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Kapolres, tugas utama aparat kepolisian adalah memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Untuk itu, sekitar 600 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan serta memastikan situasi tetap kondusif.

Kapolres juga menyampaikan bahwa pengamanan telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

 Selain itu, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat turut mengajak seluruh warga menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di Kabupaten Jayapura.

Ia menegaskan, Polri tidak akan memberikan ruang bagi setiap kegiatan yang dinilai bertentangan dengan ketentuan hukum maupun berpotensi mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Mari bersama-sama menjaga keamanan, menghormati hukum yang berlaku, dan menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai serta tidak mengganggu ketertiban umum," ujarnya.

Kapolres berharap seluruh masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga Kabupaten Jayapura agar tetap aman, damai, dan kondusif.

Sementara itu, sampai saat ini kondisi Kamtibmas di Kabupaten Jayapura masih aman terkendali.(*)

Editor : Agung Trihandono
demonstrasi Kabupaten Jayapura KNPB