Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Empat Pekerja Proyek Jalan di Tolikara Tewas, Diduga Ditembak OPM

K
Penulis: Karolus Daot❯
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto (CEPOSONLINE.COM/KAREL)
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto (CEPOSONLINE.COM/KAREL)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA– Empat orang pekerja proyek pembangunan jalan di kawasan Kali Kabur, Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, dilaporkan tewas setelah menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM), Minggu (2/8) sekitar pukul 19.30 WIT.

Keempat korban masing-masing bernama Arman Sibarani, Erlin Aritonang. Barengga yang merupakan Orang Asli Papua (OAP), serta Alfonds.

 Tiga korban merupakan pekerja PT Sutan Harauli Jaya (PT SHJ), sedangkan Barengga merupakan warga setempat yang berada di lokasi kejadian.

Advertisement

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto membenarkan insiden tersebut. Ia menegaskan, berdasarkan hasil investigasi dan verifikasi lapangan yang dilakukan aparat gabungan TNI-Polri, aksi penembakan dipastikan dilakukan oleh kelompok OPM.

"Kelompok yang harus bertanggung jawab atas aksi penembakan yang menewaskan empat pekerja proyek jalan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena di kawasan Kali Kabur, Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, adalah OPM pimpinan Botak Wanimbo bersama kelompok Teranus Enumbi," tegas Tri Purwanto.

Menurutnya, kelompok bersenjata tersebut menyasar para pekerja PT SHJ yang sedang melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Advertisement

Sejumlah pekerja lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan melarikan diri menuju Distrik Kanggime. Mereka kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak perusahaan, yang selanjutnya meneruskan informasi kepada aparat keamanan.

Merespons laporan tersebut, aparat gabungan yang terdiri dari Satgas Yonif 511/DY, Satgas Yonif 136/TS, Koramil Ilu, dan Polsek Ilu bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi di tengah medan yang berat serta potensi ancaman dari kelompok bersenjata.

"Seluruh korban meninggal dunia maupun para pekerja yang selamat berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Tiga jenazah saat ini disemayamkan di RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, sementara satu jenazah lainnya berada di RSUD Tolikara untuk penanganan lebih lanjut. Dalam proses evakuasi tersebut, tidak ada korban dari unsur aparat keamanan," jelas Tri. 

Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi penembakan tersebut. Menurut Tri Purwanto, tindakan yang menyasar warga sipil yang tengah membangun infrastruktur itu tidak hanya merenggut nyawa masyarakat, tetapi juga menghambat percepatan pembangunan serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Advertisement

Artikel Terkait

Sidang BPL GIDI 2026 Digeser ke Februari 2027, Lokasi Tetap di Wilayah Toli

Sidang BPL GIDI 2026 Digeser ke Februari 2027, Lokasi Tetap di Wilayah Toli

Rapat koordinasi antara Badan Pengurus Pusat, Badan Pengurus Wilayah dan Panitia Pelaksana BPL Pusat GIDI di Hotel Cartenz, Sentani, pada Ra

Tiga Plt Kepala Distrik di Tolikara Terima Amanah,  Masyarakat Diajak Perkuat Persatuan

Tiga Plt Kepala Distrik di Tolikara Terima Amanah,  Masyarakat Diajak Perkuat Persatuan

Penugasan tiga Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Distrik di Kabupaten Tolikara diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat penyelenggaraan peme

Wabup Tolikara Warning Jangan Sampai SILPA Tahun ini Besar

Wabup Tolikara Warning Jangan Sampai SILPA Tahun ini Besar

Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, SH.,M.Si mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer