Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

​Pemuda Adat Tabi Desak Gubernur Hingga Pangdam dan Kapolda Turun  ke Lingkaran Abepura,  Dengar Aspirasi Masyarakat Ini

J
Penulis: Jimianus Karlodi❯
Pemuda Adat kota Jayapura saat menggelar aksi damai di lingkaran Abepura, Senin (3/8/2026). (Ceposonline.com/Jimianus Karlodi)
Pemuda Adat kota Jayapura saat menggelar aksi damai di lingkaran Abepura, Senin (3/8/2026). (Ceposonline.com/Jimianus Karlodi)


Advertisement

​CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Dewan Presidium Pemuda Adat Tabi bersama elemen masyarakat menggelar Aksi Damai Pemuda Adat Kota Jayapura untuk menyuarakan keadilan atas insiden kekerasan yang menimpa warga sipil di Yahukimo.

​Dalam aksi tersebut, ratusan massa yang membentangkan spanduk besar bertuliskan pesan tegas: “Usut Tuntas Insiden Yahukimo, Tegakkan Keadilan dan Lindungi Warga Sipil” serta mengusung tagline “Stop Kekerasan Terhadap Warga Sipil, Wujudkan Papua Damai dan Bermartabat.”

Aksi yang berlangsung tertib namun sarat ketegangan aspirasi ini menghadirkan beberapa orator utama yang menyuarakan jeritan hati masyarakat sipil Papua.

Advertisement

​Para demonstran yang mengenakan pakaian adat serta hiasan kepala khas Papua ini secara terbuka meminta jajaran pimpinan daerah mulai dari Gubernur Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih, Kapolda Papua, Majelis Rakyat Papua (MRP), DPR, dan Kapolresta Jayapura Kota untuk turun langsung ke lokasi aksi demi mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung.

"Kami minta hadirkan bapak Kapolda, bapak pangdam di sini (lingkaran Abepura) dengarkan aspirasi kami. Kami juga ingin pemerintah daerah dan pusat mendengar suara kami ini," kata Alegiandro Tukayo salah satu orator saat berorasi, Senin (3/8/2026).
​
​Alegiandro, menegaskan pentingnya kehadiran para pejabat dan pimpinan instansi penegak hukum di tengah-tengah rakyat untuk melihat langsung ketakutan serta kerugian yang dialami warga sipil akibat tindak kekerasan yang terus berulang.

Selain Alegiandro, ​Mama Doli Yakadewa, orator perempuan yang tampil memegang pengeras suara di depan spanduk aksi, menyuarakan pesan damai sekaligus kecaman keras terhadap penembakan dan pembunuhan warga sipil. 

Advertisement

Sambil membentangkan poster bernada 
'Papua Tanah Injil, Papua Tanah Damai, Jangan Saling Membunuh' ia mendesak agar pertumpahan darah di tanah Papua segera dihentikan.

​"Hentikan segera kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil! Kami butuh kedamaian dan keadilan, bukan ketakutan yang terus-menerus," tegas Mama Doli saat berorasi.

Melalui spanduk resmi yang dipasang di area aksi, Pemuda Adat Kota Jayapura menyampaikan beberapa poin krusial yang ditujukan kepada pihak terkait untuk 
​memfasilitasi dan mendukung proses investigasi independen atas insiden Yahukimo, termasuk memverifikasi riwayat para korban guna memberikan kepastian informasi yang akurat bagi keluarga dan publik.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Lingkaran Abepura masih terpantau aman dan terkendali. Massa aksi masih terus melanjutkan orasi secara bergantian di bawah pengawasan aparat. (*)

Advertisement
Editor : Agung Trihandono

Artikel Terkait

DJKN Edukasi Mahasiswa Uncen, Kenalkan Lelang Digital yang Aman dan Transparan

DJKN Edukasi Mahasiswa Uncen, Kenalkan Lelang Digital yang Aman dan Transparan

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Papua, Papua Barat, dan Maluku memperluas literasi pengelolaan kekayaan neg

Bantuan Seragam Sekolah Belum Disalurkan ? Ini Penjelasan Dinas Pendidikan

Bantuan Seragam Sekolah Belum Disalurkan ? Ini Penjelasan Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, menjelaskan bahwa bantuan seragam sekolah bagi siswa-siswi di Kota Jayapura belum disal

Disdik Kota Jayapura dan BPMP Papua Pantau Dampak MBG di SMPN 11 Jayapura 

Disdik Kota Jayapura dan BPMP Papua Pantau Dampak MBG di SMPN 11 Jayapura 

Dinas Pendidikan Kota Jayapura bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua terus mendorong optimalisasi Program Makan Ber

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer