Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Kota Jayapura Rawan Bencana, Abisai Rollo Ingatkan Masyarakat Akan Hal Ini

Yohanes Palen • 2025-12-13 19:21:02
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat meninjau longsor di Turunan Kalam Kudus, Kota Jayapura baru-baru ini. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat meninjau longsor di Turunan Kalam Kudus, Kota Jayapura baru-baru ini. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan penebangan hutan di kawasan Skylen.

"Ingat Kota Jayapura juga termasuk daerah rawan bencana, sehingga saya minta warga menjaga lingkungan sekitar dan jangan menebang hutan di Skylen,"ucap Abisai Rollo.

Abisai Rollo menegaskan, kerusakan hutan dapat berdampak fatal dan berpotensi menimbulkan bencana banjir.

"Saya lihat ada aktivitas kebun masyarakat di gunung Skylen. Ini juga salah satu penyebab utama terjadi banjir di Kota Jayapura,"bebernya.

Selain aktivitas kebun masyarakat, juga ada aktivitas tambang ilegal yang mana sejauhnya cukup marak di Kota Jayapura.

Untuk itu pihakanya akan berkoordinasi dengan tim terpadu keamanan Kota Jayapura untuk menertibkan dilapangan.

Selain itu meminta aparat kepolisian bertindak tegas menertibkan para penambang ilegal ini.

Menurut ABR bahwa, kejadian bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatra harus menjadi pelajaran penting bagi Kota Jayapura agar tidak mengalami hal serupa.

“Kita tidak pernah tahu kapan bencana akan terjadi, karena Kota Jayapura juga termasuk daerah rawan bencana,”ujar Poltisi Golkar ini.

ABR menekankan bahwa, upaya menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Jayapura atau wali kota semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah menjaga kelestarian hutan dan tidak membuka lahan secara sembarangan.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai dan saluran air. Sampah yang menumpuk dapat memperparah risiko banjir saat musim hujan.

ABR menambahkan bahwa, curah hujan diperkirakan akan meningkat pada periode Desember hingga Februari.

Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya bencana.

“Kalau kita jaga alam, maka sebaliknya alam juga akan menjaga kita. Prinsipnya kita akan serius menangani hal ini. Saya juga sudah minta OPD terkait agar mulai melakukan pemetaan daerah rawan sebagai langkah antisipasi,"tutup ABR. (*)

Editor : Gratianus Silas
#Ceposonline.com #risiko banjir #kota jayapura #Abisai Rollo