Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Dibangunkan SPAM, Warga Kampung Nggolar Berlimpah Air Minum

Administrator • 2019-11-30 23:12:36
Tampak anak-anak Kampung Nggolar  yang  bermain air  SPAM  yang dibangun  di kampung mereka. Warga dan Anak-Anak    kampung  tersebut tampak senang dan bahagia   karena  sumber air   sudah dekat apalagi   air yang sudah diolah di SPAM ini bisa langsung  d
Tampak anak-anak Kampung Nggolar  yang  bermain air  SPAM  yang dibangun  di kampung mereka. Warga dan Anak-Anak    kampung  tersebut tampak senang dan bahagia   karena  sumber air   sudah dekat apalagi   air yang sudah diolah di SPAM ini bisa langsung  d

MERAUKE-Warga Kampung Nggolar, Distrik   Merauke boleh bernapas lega. Pasalnya, warga Kampung Nggolar   tidak  kesulitan lagi  untuk memperoleh  air bersih   setelah  pemerintah  daerah melalui  Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang  Kabupaten Merauke membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Bahkan, SPAM yang dibangun bagi warga Kampung Nggolar tersebut   bisa langsung diminum tanpa  dimasak lagi.


  Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang  Kabupaten Merauke Johanes  Tato  ketika   ditemui  di ruang kerjanya, mengungkapkan  bahwa  SPAM yang dibangun di Kampung Nggolar  tersebut bersumber dari  APBD  Kabupaten Merauke  2019.    


   Meski Kampung Nggolar dekat dengan Sungai Maro, dimana air di sekitar kampung tersebut  airnya slobar atau asin, namun   dengan menggunakan  sebuah alat   berhasil diperoleh   sumber air yang tawar di tempat   tersebut.


   “Kedalamannya  sekitar 90 meter ke bawah dengan sistem bor. Kita  tinggal  jernihkan. Kemudian masuk   ke  dalam  reservoir osmosis (RO)   untuk dibuat layak konsumsi,’’  terangnya.    


  Johanes  Tato mengaku  masyarakat  Kampung Nggolar  sangat berterima kasih  dengan  hadirnya  SPAM tersebut.  Bahkan beberapa warga  dibuat  terharu  dengan hadirnya  sumber air yang  dekat dengan mereka  tersebut.  Sebab selama ini, kata dia, masyarakat kesulitan  untuk memperoleh air  bersih.


  “Jangankan   untuk  pakai mandi, untuk diminum dan masak saja  mereka susah mendapatkan air bersih. Apalagi di musim kemarau seperti sekarang ini. Untuk    air minum, mereka mengambilnya  cukup jauh. Sedangkan untuk mandi, dari anak-anak yang saya  tanya  disana  sampaikan  untuk mandi  paling   banyak mandi 2-3 kali  dalam seminggu. Itupun mandi di sungai  yang diketahui airnya bergaram dan setelah itu tidak pakai air tawar lagi. Makanya kulit   sebagaian   warga di situ   terlihat kurang   bagus,’’ jelasnya.   


  Johanes Tato menjelaskan, total dana yang digunakan untuk membangun SPAM  ini sebesar Rp 900  juta. Ini karena SPAM ini dibangun secara lengkap. Selain  MCK 4 pintu,   juga ada  bangunan   pengolahan air  RO yang dilengkapi dengan  profil tank dengan kapasitas  2.400 meter kubik, lalu   beberapa titik hydran   umum  untuk pengambilan   air   untuk mandi, cuci dan masak. “Sementara  untuk pengambilan air untuk  minum langsung  diambil dari proses RO,’’ tandasnya.(ulo/tri)   

Editor : Administrator