CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Nama Denada tengah menjadi sorotan publik setelah digugat secara perdata oleh seorang pria bernama Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anak kandungnya.
Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, dengan nilai fantastis mencapai Rp7. miliar.
Dalam gugatan itu, Ressa menuding Denada telah melakukan perbuatan melawan hukum berupa penelantaran anak selama kurang lebih 24 tahun.
Menanggapi gugatan tersebut, Denada telah menunjuk kuasa hukum untuk mendampinginya.
Saat ini, perkara masih berada pada tahap mediasi dan belum memasuki pokok persidangan.
Kasus ini menyita perhatian publik karena selama ini Denada dikenal sebagai sosok ibu yang sangat menyayangi anaknya.
Ia bahkan rela membatalkan sejumlah pekerjaan dan menjual aset pribadi demi kesembuhan putrinya, Aisha Aurum, yang sempat berjuang melawan leukemia.
Tak hanya itu, kemunculan Ressa sebagai pihak yang mengaku anak kandung Denada juga mengejutkan warganet.
Selama ini, publik hanya mengetahui Denada memiliki satu orang anak dari pernikahannya dengan fotografer Jerry Aurum.
Oleh sebab itu, gugatan ini memunculkan berbagai spekulasi dan perbincangan hangat di media sosial.
Seperti diketahui Denada memiliki nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan.
Ia merupakan putri dari penyanyi legendaris Emilia Contessa dan Rio Tambunan.
Kariernya di dunia hiburan dimulai sejak dekade 1990-an sebagai rapper perempuan yang cukup fenomenal pada masanya.
Di puncak kariernya, Denada sempat meninggalkan dunia musik untuk melanjutkan pendidikan ke Australia.
Sekembalinya ke Tanah Air, ia memutuskan beralih genre dan menekuni musik dangdut, yang kembali mengangkat namanya di industri hiburan.
Selain dikenal sebagai penyanyi, Denada juga aktif sebagai aktris, model, hingga DJ.
Pada 15 Februari 2012, Denada menikah dengan Jerry Aurum. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putri bernama Shakira Aurum, yang kemudian dikenal dengan nama Aisha Aurum.
Namun, rumah tangga mereka berakhir dengan perceraian pada tahun 2015.
Cobaan berat kembali menghampiri Denada pada pertengahan 2018 ketika Aisha didiagnosis menderita kanker darah atau leukemia.
Denada menunjukkan totalitas sebagai seorang ibu dengan membawa putrinya berobat hingga ke Singapura.
Biaya pengobatan yang sangat besar memaksa Denada menjual sejumlah aset, termasuk rumah, apartemen, dan perhiasan pribadi.
Ia bahkan mengakui sempat berada di titik terendah ketika saldo ATM-nya hampir habis.
Sejumlah rekan selebritas sempat berinisiatif menggalang donasi untuk membantu Denada.
Namun, tawaran tersebut ditolak dengan alasan masih banyak orang lain yang lebih membutuhkan, serta keyakinannya bahwa ia masih mampu bekerja untuk menghidupi keluarganya.
Kini, di tengah citra sebagai ibu yang berjuang demi anaknya, Denada harus menghadapi persoalan hukum yang mengejutkan publik. Perkembangan kasus ini pun masih terus dinantikan. (*).
Editor : Yohanes Palen