CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Sebanyak 17 korban tengelam speedboat di perairan Kepulauan Yapen, Provinsi Papua hingga kini belum ditemukan.
Sementara itu dari 21 korban dimana 4 berhasil ditemukan, 3 orang selamat dan 1 meninggal.
Wakil Bupati Kepulayan Yapen, Roy Palungan juga ikut terjun langsung mengawal tim melakukan pencarian.
Namun hingga 30 Desember kemarin belum ada satupun korban yang ditemukan selain 4 korban pertama.
Adapun pihak Polda Papua memastikan proses pencarian korban tenggelamnya speedboat di perairan Kepulauan Yapen masih terus dilakukan.
Hingga Selasa (30/12/2025) proses pencarian terhadap para korban masih terus dilakukan.
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI-Polri, pemerintah daerah, Basarnas, serta masyarakat setempat.
"Pencarian sampai hari ini masih terus berlangsung. Tidak hanya menggunakan speedboat, tetapi juga dilakukan penelusuran lewat udara menggunakan pesawat,"ucap Cahyo Sukarnito.
Cahyo mengaku, hingga saat ini 17 korban yang hilang belum ditemukan dan masih terus dilakukan pencarian.
Seperti diketahui, speedboat viber yang mengangkut 21 penumpang dilaporkan terbalik di perairan Tanjung Andei, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, pada Rabu malam (24/12).
Cahyo menjelaskan, sejak kejadian tersebut, operasi pencarian dan penyelamatan terpadu telah dilaksanakan selama enam hari berturut-turut dengan melibatkan berbagai pihak.
" Hingga saat ini, hasil pencarian mencatat tiga korban ditemukan selamat, satu korban ditemukan meninggal dunia, dan 17 orang lainnya masih dalam pencarian,"terangnya.
Ia menambahkan, cuaca menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Gelombang tinggi dan kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir turut mempengaruhi upaya pencarian di wilayah Kepulauan Yapen dan sekitarnya.
"Operasi pencarian bahkan sudah diperluas hingga ke wilayah Sarmi, menyesuaikan dengan arah arus laut,”pungkas Cahyo. (*).
Editor : Abdel Gamel Naser