Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

OPM Klaim Bakar Ekskavator Milik Aparat di Dekai, Yahukimo

Yohanes Palen • Jumat, 19 Juni 2026 | 20:49 WIB
Nampak alat berat jenis ekskavator yang masih parkir usai dibakar OPM. (CEPOSONLINE.COM/SEBBY SEMBOM).
Nampak alat berat jenis ekskavator yang masih parkir usai dibakar OPM. (CEPOSONLINE.COM/SEBBY SEMBOM).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) kini mengklaim telah membakar ekskavator 

yang disebut milik aparat militer Indonesia di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo.

 

Klaim tersebut disampaikan Juru Bicara TPNPB OPM, Sebby Sambom, melalui siaran pers yang diterima Ceposonline.com pada Jumat (19/6/2026) malam.

 

Sebby menyebut aksi pembakaran dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo dari Batalion Yallenang di Jalan Seredala, Dekai. 

 

Operasi tersebut, menurutnya dilaksanakan atas perintah Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo Brigjen Elkius Kobak bersama jajaran komandan operasi di wilayah tersebut.

 

"Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi bahwa pasukan Batalion Yallenang melakukan pembakaran ekskavator milik aparat militer Indonesia dalam sebuah operasi di Kota Dekai," ujar Sebby dalam pernyataannya.

 

Sebby menyebutkan bahwa, aksi tersebut merupakan bagian dari operasi perlawanan bersenjata yang mereka lakukan di wilayah Yahukimo dan Papua secara umum.

 

Adapun kelompok OPM itu menegaskan akan terus melakukan perlawanan terhadap kehadiran aparat keamanan Indonesia di Papua.

 

Bahkan mereka tetap akan melakukan perlawanan bersenjata terhadap aparat keamanan yang bertugas di wilayah konflik.

 

Selain mengklaim bertanggung jawab atas pembakaran ekskavator, TPNPB juga menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait penempatan pasukan TNI di Papua, khususnya di wilayah Yahukimo dan kawasan perbatasan Papua-Papua Nugini.

 

Dalam pernyataan yang sama, TPNPB mendesak pemerintah Indonesia untuk bertanggung jawab atas berbagai insiden yang menurut mereka menimpa warga sipil di Dekai. 

 

Kelompok tersebut juga mempertanyakan kebijakan penambahan pasukan keamanan di Papua yang saat ini menjalankan operasi di sejumlah wilayah.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun aparat keamanan terkait klaim pembakaran ekskavator yang disampaikan TPNPB tersebut.

 

Pihak berwenang juga belum memberikan konfirmasi mengenai identitas pemilik alat berat yang dibakar maupun kronologi lengkap kejadian di lokasi, termasuk jumlah alat berat yang dibakar. (*).

Editor : Yohanes Palen
#yahukimo #opm #TPNPB