CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Pilkada 2024 semakin dekat.
Pesta demokrasi lima tahunan itu bakal digelar se-Indonesia, tak terkecuali di Kota Jayapura.
Berbagai kalangan telah menyatakan kesiapannya maju di Pilkada yang digelar pada November 2024 mendatang itu.
Tak terkecuali dari kalangan ASN, khususnya pejabat pemerintah daerah.
Ceposonline.com telah menghimpun sejumlah pejabat pemerintah daerah di Papua yang telah menyatakan kesiapannya maju di Pilkada 2024, baik mencalonkan diri sebagai gubernur maupun bupati/wali kota.
Sederet nama yang dihimpun Ceposonline.com di antaranya Pj Bupati Sarmi, Markus Mansnembra, Pj Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, eks Pj Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi, hingga Sekda Kabupaten Jayapura, Hana Hikoyabi.
View this post on Instagram
Keempat nama ini telah dikonfirmasi mengajukan pengunduran dirinya dari jabatan pemerintahan dan mengundurkan diri juga sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Meskipun demikian, selain keempat nama tersebut, isunya masih ada ASN lainnya yang siap maju di Pilkada 2024.
Termasuk dari Pemkot Jayapura.
Namun, Pj Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait, mengklarifikasi bahwa hingga saat ini belum ada pejabat maupun ASN Pemkot Jayapura yang mengajukan pengunduran diri untuk maju di Pilkada 2024.
Meskipun kalau mengacu pada aturan, pengunduran diri masih bisa dilakukan setelah ada penetapan calon dari KPU, dalam syarat pendaftaran calon kepala daerah, ada dokumen pengunduran diri sebagai pejabat maupun ASN yang harus dipenuhi.
“Sampai hari ini belum ada yang mengundurkan diri."
“Tapi kalau sudah ada, pasti mereka itu kan hanya ada dua pilihan saja, yaitu ketika sudah ada partai lengkap mereka pasti mundur, atau kalau partai belum lengkap, orang juga pikir-pikir.”
“Artinya, kalau mundur baru barang ini tidak lengkap, mendingan jangan mundur dulu,” kata Sohilait.
Dia menambahkan, pendaftaran calon kepala daerah itu akan dilaksanakan pada 27 Agustus mendatang.
Karena itu setiap calon tentunya saat ini sedang melengkapi hal-hal yang perlu dilengkapi terkait dengan pencalonannya sebagai calon kepala daerah.
“Pendaftaran nanti pada tanggal 27 Agustus, tenang saja santai saja kita mengalir saja. Karena itu kalau mereka sudah pasti maju, baru kamu muncul pelan-pelan,” tambahnya. (*)
Editor : Gratianus Silas