Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Wagub Papua Tengah: Jangan Diam, Anak Muda Asli Papua Harus Berani Ambil Peluang Usaha

Theresia F. Tekege • 2026-02-25 17:04:15

 

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley saat memberikan keterangan usai membuka acara talk show dan ramah tamah Kadin Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley saat memberikan keterangan usai membuka acara talk show dan ramah tamah Kadin Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE — Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengingatkan generasi muda Papua Tengah agar tidak bersikap pasif dan hanya menjadi penonton dalam pembangunan ekonomi daerah. Ia menegaskan, anak-anak daerah harus berani mengambil peluang usaha dan terlibat langsung sebagai pelaku ekonomi.

 

Menurut Wagub Papua Tengah, Deinas Geley, Pemerintah Provinsi Papua Tengah sejak awal telah meletakkan fondasi pembangunan yang berpihak pada orang asli Papua. Fokus utama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, kata dia, adalah menyiapkan sumber daya manusia lokal agar mampu membangun daerahnya sendiri.

 

“Papua Tengah ini harus dibangun oleh anak-anak negeri sendiri. Kalau kita hanya diam, ekonomi tidak akan bergerak dan peluang akan diambil oleh orang lain,” tegas Wagub Papua Tengah, Deinas Geley usai membuka acara talk show dan ramah tamah Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah yang digelar di Café Jakarta, Nabire, Rabu (25/2/2026).

 

Ia menjelaskan, KADIN Papua Tengah memiliki peran penting sebagai motor penggerak ekonomi daerah. 

 

“ KADIN diharapkan tidak hanya bergerak di tingkat provinsi dan kabupaten, tetapi juga menjangkau distrik hingga desa, agar potensi ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman dapat dihimpun dan dikembangkan secara merata,” tuturnya. 

 

Deinas menilai, selama ini banyak masyarakat Papua hanya menjadi penonton karena minimnya keberanian dan ruang untuk terlibat. Dengan hadirnya provinsi baru, ia menekankan bahwa sudah saatnya anak-anak daerah mengambil peran sebagai pengusaha dan pelaku ekonomi kreatif.

 

“Kalau ketua-ketua organisasi dan anak-anak muda hanya lipat tangan, mau bicara sebanyak apa pun, ekonomi tidak akan jalan. Kuncinya ada pada keberanian untuk bergerak,” ujar Geley. 

 

Dalam kesempatan itu, Wagub juga mengajak para mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi Papua Tengah untuk tidak terpaku pada keinginan menjadi pegawai negeri. Ia mendorong generasi muda agar berani terjun ke dunia usaha sebagai jalan membangun kemandirian ekonomi.

 

“Kalau kita sadar dan mau bergerak, ekonomi ini pasti hidup. Tapi kalau tidak ada kesadaran dan kemauan, maka kekayaan daerah ini akan dibawa pergi orang lain,” katanya.

 

 

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pengusaha lokal, organisasi, dan pihak luar. Namun, menurutnya, inisiatif dan keberanian harus datang lebih dulu dari anak-anak Papua Tengah sendiri agar pembangunan ekonomi benar-benar berpihak kepada masyarakat di akar rumput.

 

“ Kalau bukan sekarang kapan lagi. Sudah saatnya ambil peluang usaha dan berdiri diatas kaki sendiri. Tidak usah harap-harap PNS,” pungkas Wagub Papua Tengah. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Deinas Geley #Papua Tengah #Ceposonline.com #generasi muda