CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Siapa bilang menjadi atlet profesional tidak memiliki waktu untuk belajar di bangku kuliah? Anggapan tersebut dipatahkan oleh Pemain Persebaya Surabaya, Mikael Alfredo Tata.
Di tengah kesibukannya sebagai pesepak bola profesional, Mikael Tata tak lupa dengan pendidikan. Bek kiri kelahiran 10 Mei 2004 itu kini resmi menjadi mahasiswa di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya.
Dilansir dari JawaPos.com, Mikael Tata diterima di Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universits Muhammadiyah Surabaya, melalui jalur beasiswa atlet dengan pembiayaan penuh alias gratis.
Mikael Tata dikenal sebagai pesepakbola muda yang potensial di lini pertahanan. Saat ini, bek berusia 21 tahun tersebut memperkuat klub Liga 1 Indonesia, Persebaya Surabaya sejak bergabung 8 November 2023.
Sejak menjadi bagian dari tim berjuluk Green Force, performa Mikael Tata terus menunjukkan perkembangan signifikan. Sebelumnya, ia juga pernah membela Timnas Indonesia U-20 pada tahun 2022.
Konsistensi di Liga 1 membuat Mikael Tata dipanggil memperkuat Timnas senior di Piala AFF 2024. Perannya di Timnas U-23 juga mencuri perhatian dalam perjalanan menuju kualifikasi Piala Asia.
Bergabungnya Mikael Tata menambah daftar pesepakbola yang menempuh pendidikan di UM Surabaya, menyusul seniornya Rizky Ridho dan rekan Persebaya, Malik Risaldi serta Koko Ari, yang lebih dulu berkuliah di kampus tersebut.
“Saya memang memiliki minat tinggi untuk pendidikan, tetapi juga butuh kampus dengan sistem yang fleksibel. Setelah tahu di UM Surabaya ada kurikulum khusus untuk atlet, akhirnya saya tertarik,” ucap Tata, Rabu (11/2).
Menurutnya, karier atlet memiliki batasan waktu, sehingga pendidikan menjadi bekal jangka panjang. Jurusan Manajemen mantap dipilih untuk memperluas pengetahuan bisnis, sesuai dengan latar belakang keluarganya.
“Kebetulan orang tua di Papua juga memiliki usaha, jadi saya tertarik mendalami ilmu bisnis,” imbuhnya. Ia akan mengikuti perkuliahan secara daring dan berupaya hadir langsung ke kampus ketika memiliki waktu luang.
Di sisi lain, Kepala Biro PMB UM Surabaya, M. Febriyanto Firman Wijaya, menyebut program beasiswa atlet sudah berjalan delapan tahun. Minat tinggi atlet menunjukkan kurikulum kampus dinilai ramah bagi mereka.
“Terkait pembelajaran dan kurikulum atlet, Universitas Muhammadiyah Surabaya sudah sangat siap. Ada Biro Kemahasiswaan dan fakultas yang mengoordinasikan hal tersebut,” ucap Firman.
Ia berharap bersama Universitas Muhammadiyah Surabaya, Mikael Tata terus berprestasi menembus Timnas senior, meraih gelar juara bersama klub, serta mengharumkan nama Indonesia dan kampus. (*)