CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Langkah Timnas Futsal Indonesia harus terhenti di partai final Piala Asia Futsal 2026.
Skuad Garuda gagal mengangkat trofi juara setelah menyerah secara dramatis dari raksasa futsal Asia, Iran, melalui babak adu penalti.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi. Timnas Indonesia tampil berani tanpa rasa gentar menghadapi Iran yang dikenal sebagai “raja futsal Asia”.
Jual beli serangan tersaji sepanjang laga, dengan Indonesia mampu mengimbangi bahkan beberapa kali merepotkan pertahanan lawan.
Hingga waktu normal berakhir, kedua tim bermain imbang 5-5 dan laga harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Pada babak extra time, tensi pertandingan semakin meningkat. Namun, solidnya pertahanan kedua tim membuat tidak ada gol tambahan tercipta hingga 50 menit pertandingan tuntas.
Pemenang pun harus ditentukan melalui adu penalti. Di babak penentuan tersebut, Iran tampil lebih tenang dan efektif.
Dua eksekusi penalti Timnas Indonesia gagal berbuah gol, sehingga kemenangan akhirnya jatuh ke tangan Iran.
Hasil ini sekaligus memupus mimpi Indonesia untuk mencatatkan sejarah sebagai juara Piala Asia Futsal.
Meski harus puas sebagai runner-up, perjuangan pemain futsal Indonesia layak mendapat apresiasi setinggi-tingginya.
Penampilan impresif sepanjang turnamen, termasuk mampu memaksa Iran bermain hingga adu penalti di partai final, menjadi bukti bahwa kekuatan futsal Indonesia kian diperhitungkan di level Asia.
Kekalahan ini memang terasa pahit, namun juga menegaskan bahwa masa depan futsal Indonesia berada di jalur yang menjanjikan. (*).
Editor : Yohanes Palen