CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA– Persebaya Surabaya akan siap menjamu Malut United dalam lanjutan Liga 1.
Kedua tim akan bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/1/2026) sore ini pukul 15.30 WIB. (live Indosiar).
Sementara itu laga ini menjadi momen spesial bagi pelatih baru Persebaya, Bernardo Tavares, pelatih baru Persebaya.
Bernardo Tavares sendiri bertekat ingin melanjutkan catatan apiknya saat menghadapi Malut United.
Pasalnya saat masih menukangi PSM Makassar, Tavares tak pernah kalah saat bersua dengan Malut United.
Dari catatan, 2 kali pertemuan menghadapi Malut United ia tidak pernah kalah, dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Kini, ia berharap debutnya bersama Persebaya juga berjalan mulus alias bisa meraih kemenangan.
“Malut United adalah tim yang menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan pemain bagus,”ucap Tavares dalam sesi prakonferensi kemarin.
Tavares juga menyoroti beberapa pemain kunci lawan, seperti Sayuri bersaudara serta duo Brasil, Ciro Alves dan David da Silva yang patut diwaspadai.
Namun, Tavares menekankan pentingnya fokus pada permainan tim secara keseluruhan.
Meski baru tiba, Tavares sudah memperkenalkan skema permainan baru kepada pemainya dan Bruno Moreira menyambut baik perubahan ini.
“Coach Tavares membawa ilmu baru agar kami bisa bermain lebih baik. Semoga kami bisa membangun karakter tim yang jauh lebih kuat,”ujarnya.
Namun, Green Force akan tampil tidak lengkap, karena bomber andalan mereka, Mihailo Perovic, absen akibat sanksi kartu merah.
Disi lain Pelatih Malut United, Hendri Susilo justru mewaspadai Pelatih Baru Persebaya tersebut.
Ia menyadari kehadiran Tavares bisa menjadi motivasi tambahan bagi Persebaya.
“Meski Coach Tavares baru tiga hari memimpin tim, kami sudah menyiapkan game plan untuk mengantisipasi situasi tersebut,”jelas Hendri.
Hendri juga mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan statistik Persebaya.
Sementara itu Malut United belum pernah kalah dari Persebaya musim lalu, dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Malut United datang dengan kondisi prima. Mereka belum terkalahkan dalam 11 laga beruntun, termasuk empat kemenangan terakhir.
Salah satu ancaman terbesar bagi Persebaya adalah David da Silva, mantan striker Green Force.
Striker berusia 36 tahun itu selalu mencetak gol dalam tiga laga terakhir.
“Saya harus profesional. Kalau mencetak gol melawan Persebaya, saya tidak akan merayakannya,” tutup David da Silva. (*).
Editor : Yohanes Palen