CEPOSONLINE.COM, BIAK – Pagoda megah Vihara Buddha Dharma resmi diresmikan sebagai ikon baru wisata rohani di Kabupaten Biak Numfor.
Acara peresmian yang berlangsung khidmat ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra.
Pagoda Vihara Buddha Dharma tak hanya menjadi pelengkap tempat ibadah umat Buddha di Biak, tetapi juga menghadirkan keunikan arsitektur yang siap menarik perhatian wisatawan.
Dengan luas bangunan mencapai 523,91 meter persegi dan tinggi mencapai 26 meter, bangunan yang menelan biaya sebesar Rp 7,5 miliar ini diproyeksikan menjadi destinasi wisata religi andalan di wilayah Papua.
Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, menyampaikan rasa syukurnya atas hadirnya pagoda yang dibangun sejak Desember 2023 hingga Maret 2025 ini.
Ia menyebutkan bahwa kehadiran pagoda tersebut merupakan simbol komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama di Biak Numfor.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus Buddha dari pusat sampai ke daerah yang telah menyumbangkan komitmennya untuk menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Biak Numfor,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa peresmian ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap kebutuhan rohani masyarakat, khususnya umat Buddha.
“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembangunan religius. Peresmian Pagoda ini adalah bukti nyata perhatian kami kepada umat Buddha yang ada di Biak,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan rencana ke depan untuk menetapkan Pagoda Vihara Buddha Dharma sebagai salah satu ikon wisata religi resmi Kabupaten Biak Numfor melalui regulasi daerah.
Pemerintah berharap lokasi ini dapat diakses luas oleh masyarakat umum sebagai tempat ibadah sekaligus objek wisata bernuansa spiritual.
“Kami berharap lokasi pagoda ini dapat dibuka untuk umum dan menjadi salah satu tempat wisata religi yang dikenal masyarakat luas,” imbuh Bupati.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Daerah juga memberikan bantuan dana sebesar Rp100 juta kepada pengurus Vihara Buddha Dharma.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy Kapissa, Plt Sekretaris Daerah Biak Numfor, para pimpinan OPD, Ketua Umum Majelis Buddhayana Indonesia, Ketua Umum Permabudhi, Shangha Agung Indonesia, Kakanwil Kemenag Provinsi Papua, Forkopimda Biak, serta seluruh umat Buddha dari berbagai penjuru Kabupaten Biak Numfor. (*)
Editor : Gratianus Silas