Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

PSBS Biak Resmi Ditinggal Fabiano Beltrame, Pelatih Bilang Begini

Gratianus Silas • 2025-03-06 13:32:21
Bek PSBS Biak, Fabiano Beltrame, absen membela timnya melawan Borneo FC dalam lanjutan laga Liga 1 pada Kamis 6 Maret 2025.
Bek PSBS Biak, Fabiano Beltrame, absen membela timnya melawan Borneo FC dalam lanjutan laga Liga 1 pada Kamis 6 Maret 2025.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Melawan Borneo FC pada Kamis, 6 Maret 2025 hari ini, PSBS Biak resmi ditinggal Fabiano Beltrame.

Diketahui, PSBS Biak bakal bersua Borneo FC di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali.

Kick off dilakukan pada pukul 22.30 WIT malam.

Adapun, Fabiano sendiri merupakan palang pintu andalan PSBS Biak.

Berposisi sebagai bek tengah, Fabiano tampil reguler bersama PSBS Biak dalam 2 musim belakangan.

Di musim lalu, bek naturalisasi ini ikut membawa PSBS Biak juara Liga 2 dan promosi ke Liga 1.

Namun, kini PSBS Biak ditinggal Fabiano jelang laga lawan Borneo FC.

Fabiano bukannya pindah klub, melainkan absen lantaran terkena kartu merah pada laga sebelumnya.

Hal inipun dikonfirmasi Pelatih PSBS Biak, Marcos Guillermo Samso, usai official training pada Rabu 5, Maret 2025.

Dengan absenya Fabiano, maka posisinya sementara akan diisi Jonata Machado.

“Iya, Fabiano tidak bisa tampil karena kartu merah,” ujar Marcos Guillermo.

“Nanti yang ganti Fabiano itu Jonata Machado,” sambungnya.

Fabiano terkena kartu merah saat PSBS Biak menghadapi Semen Padang pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Bertindak sebagai tuan rumah, Semen Padang unggul lebih dulu di menit ke-21 lewat Cornelius Stewart.

Alih-alih menyamakan kedudukan, PSBS Biak malah harus bermain dengan 10 orang.

Hal ini lantaran Fabiano Beltrame diganjar kartu merah di akhir babak pertama, tepatnya di menit ke-45.

Hingga turun minum, tak ada lagi gol yang tercipta.

Semen Padang 1-0 PSBS Biak.

Tertinggal 1-0, PSBS Biak meningkatkan serangan di babak kedua.

Gelandang Williams Lugo dan striker Ariel Nahuelpan dimasukan untuk menambah daya gedor PSBS Biak.

Belum cukup, Abel Arganaraz juga turut dimainkan pada laga ini.

Terbukti, PSBS Biak menguasai jalannya pertandingan.

Semen Padang yang bermain di kandang sendiri malah hanya mampu main defensif, sembari sesekali melancarkan serangan balik.

Sepuluh menit jelang waktu normal berakhir, akhirnya PSBS Biak memecah kebuntuan.

Gol Williams Lugo di menit ke-80 membawa angin segar bagi tim berjuluk Badai Pasifik itu.

Skor berubah menjadi 1-1 untuk kedua tim.

Jelang akhir laga, PSBS Biak memiliki satu peluang emas lewat Abel Arganaraz di depan gawang Semen Padang.

Namun, sayangnya, peluang tersebut tak mampu ia konversi menjadi gol.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada lagi gol yang tercipta.

Laga berakhir dengan skor 1-1 untuk kedua tim.

Baik PSBS Biak maupun Semen Padang harus puas dengan raihan satu poin dari laga ini. (*)

Editor : Gratianus Silas
#Liga 2 #fabiano beltrame #PSBS Biak #Ceposonline.com #borneo fc #jonata machado #abel arganaraz #Williams Lugo #marcos guillermo samso