CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Akhir pekan ini Liga 1 bakal kembali bergulir.
Adalah PSBS Biak yang dijadwalkan menjamu PSIS Semarang di kandangnya, Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Adapun pertandingan kedua tim ini bakal terjadi pada Minggu, 26 Januari 2025.
Pada pertandingan ini juga, publik sepak bola Papua bakal menyaksikan langsung striker baru PSBS Biak, Ariel Nahuelpan.
Jika diturunkan pelatih Emral Abus pada laga nanti, maka bakal menjadi pertama kalinya bagi Ariel merumput di Stadion Lukas Enembe.
Ariel sendiri sudah debut pada laga PSBS Biak vs PSM Makassar pada 18 Januari 2025 lalu.
Pada debutnya, Ariel langsung mencatatkan Namanya di papan skor.
Ini sekaligus menjadi gol perdananya bagi PSBS Biak.
Performa ciamik dari Ariel inilah yang diharapkan bakal ditampilkan pada laga melawan PSIS Semarang nanti.
Apalagi, Ariel dinilai sebagai striker dengan pengalaman segudang.
Yang paling menonjol ialah kariernya bersama Racing Satander di Liga Spanyol.
Ariel pernah berhadapan langsung dengan tim dan nama-nama besar di Liga Spanyol, seperti Cristiano Ronaldo dan Xabi Alonso di Real Madrid maupun Lionel Messi dan Xavi Hernandes di Barcelona.
“Ariel kita rekrut dengan pertimbangan dia punya pengalaman main di tim-tim besar yang juara Liga Champions, seperti di liga Meksiko, Italia, Brasil, dan salah satu klub di Amerika Latin,” ujar Presiden PSBS Biak, Yan Mandenas.
Kata Mandenas, dalam scouting yang dilakukan PSBS Biak, produktivitas Ariel juga dilihat dengan saksama.
“Kita lihat statistik permainan dan produktivitas gol.”
“Kita buat perbandingan, misalnya 39 caps, 15 gol.”
“Sedangkan kalau cuma 22 caps, maka produktivitas golnya 11.”
“Itu bagian dari pertimbangan kami merekrut dia (Ariel),” jelas Mandenas.
Baca Juga: PSBS Biak Butuh Kiper Baru, Posisi John Pigai Terancam?
Selain itu, Mandenas menambahkan, PSBS Biak saat ini sudah punya dua striker muda, yakni Alexsandro Perreira dan Abel Arganaraz.
“Dengan demikian, kita cari striker senior yang punya pengalaman, yang bisa menjadi target man, dan bisa memberi ruang bagi pemain lain membongkar pertahanan lawan di lapangan,” pungkasnya. (*)
Editor : Gratianus Silas