Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Kampanye di Kepulauan Yapen, Pasangan Mari-Yo Minta Restu di Dewan Adat dan 7 Kepala Suku

Elfira Cepos Online • 2024-10-24 21:31:41
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 2, Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) melakukan kampanye terbatas di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (24/10/2024).
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 2, Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) melakukan kampanye terbatas di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (24/10/2024).

CEPOSONLINE.COM, SERUI – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 2, Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) melakukan kampanye terbatas di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (24/10/2024).

Sebelum melakukan tatap muka dan blusukan ke Pasar Aro Iroro, keduanya lebih dulu melakukan prosesi adat untuk meminta restu dewan adat dan kepala suku yang mendiami Kepulauan Yapen, yakni Suku Yawa Unat, Busami, Berbai, Aruisai, Ampari, dan Pombawo.

"Silakan kepada bapak berdua melakukan perjalanan ke tempat satu, ke tempat lainnya untuk bertemu pimpinan dan masyarakat adat," kata Ketua Dewan Adat Daerah Yapen, Wellem Bonai.

Kepada tujuh Kepala Suku, Bonai meminta untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait apa yang sudah dibicarakan dalam prosesi adat.

"Semua sudah disiapkan, dan silakan lanjutkan pesan itu kepada masyarakat," sambungnya.

Ia berharap, jika Mari-Yo terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, bisa secepatnya menata ekonomi masyarakat Kepulauan Yapen.

Sebab, saat ini kondisnya sudah sangat sulit sekali dari sisi ekonomi.

"Kami senang bapak berdua datang dan duduk bersama-sama dengan kami untuk menyelesaikan persoalan yang ada, agar masyarakat ke depan bisa terlepas dari segala persoalan," ujarnya.

Matius Fakhiri mengatakan, dirinya sangat paham dengan Noken yang sudah diserahkan Ketua Dewan Adat mewakili tujuh kepala suku, yang mana itu berisi semua keluh kesah masyarakat.

"Kami berdua akan tempatkan adat pada posisi yang sebenarnya, karena adat yang membuat Papua itu indah.”

“Dan adat tidak pernah membicarakan perbedaan apalagi rasis.”

“Kami akan pastikan adat menjadi kekuatan utama di tanah Papua," kata Fakhiri.

Baca Juga: DEBAT PILKADA PAPUA: MDF Tanya soal Strategi Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BTM: Fasilitas Sekolah dan Pelatihan Guru

Ia juga memastikan kebersamaan, toleransi, dan harmonisasi akan benar-benar terwujud di tanah Papua.

"Saya yakin dan percaya Ibu Kota Serui ini akan menjadi pusat bagi suku-suku yang ada di Kepulauan Yapen.”

“Harus kita kuatkan, apalagi saya punya kerinduan membangun transportasi yang lebih mudah dan murah.”

“Tentunya kami akan siapkan sarana dan prasarana yang baik," tegasnya.

Fakhiri menyampaikan terima kasih kepada para kepala suku yang sudah mau menerima pasangan Mari-Yo di rumah adat, untuk mendapat kekuatan dalam bertarung di Pilkada 2024 Papua.

"Saya yakin dan percaya dengan kekuatan doa dewan adat dan para kepala suku, kami akan bertarung dan menangkan Pilkada ini demi perubahan Papua dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik ke depan," ujarnya.

"Kami hadir bukan untuk perbedaan, mau orang apa saja boleh duduk di pemerintahan. Kita tidak boleh lagi ada perbedaan, agar orang Papua mana saja bisa ikut berkarya membangun Tanah Papua," sambungnya.

Sementara itu, Aryoko Rumaropen menyampaikan keinginan besar ini bisa terlaksana dan terwujud sesuai harapan jika seluruh masyarakat Papua mendukung.

"Kami pastikan, seluruh dukungan itu akan tersalurkan pada 27 November 2024.”

“Jika Tuhan menghendaki kami berdua memimpin Papua, keberpihakan kepada masyarakat adat akan kami wujudkan dalam kepemimpinam kami," tegas Rumaropen.

Sekadar diketahui, pasangan Mari-Yo bertolak ke Kepulauan Yapen dengan menggunakan Kapal Labobar milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), dengan menyediakan 100 tiket kapal gratis Jayapura-Serui bagi masyarakat yang ingin pulang kampung. (*)

Editor : Gratianus Silas
#Kepulauan yapen #mdf #papua #serui #Ceposonline.com #PILKADA #aryoko rumaropen #matius derek fakhiri