Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Persipura Terima Putusan Komite Banding PSSI, Owen Rahadiyan: Kami Akan Berbenah

Yohanes Palen • Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:49 WIB
Nampak para penonton yang menyaksikan laga Persipura vs Adhyaksa FC. (CEPOSONLINE.COM/Istimewa)
Nampak para penonton yang menyaksikan laga Persipura vs Adhyaksa FC. (CEPOSONLINE.COM/Istimewa)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Manajemen Persipura kini menghormati keputusan Komite Banding PSSI terkait permohonan banding atas sanksi disiplin yang dijatuhkan menyusul insiden dalam laga Pegadaian Championship 2025/2026 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC Banten di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, pada 8 Mei 2026 lalu.

Keputusan tersebut tertuang dalam Putusan Komite Banding PSSI Nomor: 003/KEP/KB/PEGADAIAN-CHAMPIONSHIP/V/2026 yang dikeluarkan pada tanggal 29 Mei 2026.

Dalam amar putusannya, Komite Banding menolak permohonan banding yang diajukan Persipura.

Namun memberikan perubahan terhadap bentuk dan berat sanksi yang sebelumnya dijatuhkan oleh Komite Disiplin PSSI.

Berdasarkan keputusan itu, Persipura akan menjalani pertandingan kandang pada putaran pertama tanpa kehadiran penonton.

Selain itu, Tribun Utara dan Tribun Selatan Stadion Lukas Enembe akan ditutup sepanjang putaran kedua musim 2026/2027.

Tak hanya itu, klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut juga dikenai denda sebesar Rp.200 juta.

Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, menyampaikan penyesalannya atas insiden yang terjadi usai pertandingan dan menegaskan komitmen klub untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kami menghormati keputusan Komite Banding PSSI dan akan menjadikan momentum ini sebagai bahan evaluasi,"ungkap Owen Rahadiyan.

Kata Owen bahwa pihaknya akan memperkuat tata kelola pertandingan serta membangun hubungan positif dengan seluruh elemen suporter.

Baginya keputusan tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Persipura untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan, termasuk aspek pengamanan, manajemen pertandingan dan pembinaan suporter.

Owen mengapresiasi Komite Banding PSSI yang telah memberikan pertimbangan terhadap surat banding yang diajukan klub.

Meski hasil yang diperoleh belum sepenuhnya sesuai harapan, Persipura tetap menerima dan menghormati keputusan tersebut.

“Walaupun hasil yang kami harapkan belum sepenuhnya dapat kami peroleh, kami menghormati keputusan yang telah diambil. Pada saat yang sama, kami juga menghargai pertimbangan dan keringanan yang telah diberikan dalam putusan tersebut,”katanya.

Ia menilai proses yang telah dilalui menjadi momentum refleksi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan sepak bola, mulai dari manajemen klub, panitia pelaksana, aparat keamanan, hingga suporter.

“Saya yakin hal ini dapat semakin memperkuat hubungan kerja dan koordinasi antara panitia pelaksana, manajemen klub, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan,"jelasnya.

Lanjut Owen, dengan komunikasi dan kerja sama yang baik maka kedepan dapat menciptakan atmosfer sepak bola yang lebih aman, tertib, dan positif bagi semua pihak.

Ia juga mengajak seluruh suporter dan pecinta sepak bola Papua untuk terus menjaga sportivitas serta bersama-sama menciptakan lingkungan pertandingan yang aman dan bermartabat demi kemajuan sepak bola nasional.

Meski mengakui keputusan tersebut akan menjadi tantangan tersendiri bagi Persipura pada musim depan, Owen tetap optimistis klub kebanggaan masyarakat Papua itu mampu bangkit dan melewati situasi yang ada.

“Persipura adalah klub yang sudah melewati banyak tantangan dalam sejarahnya. Saya percaya kami akan menemukan solusi terbaik untuk menghadapinya,"ujarnya.

Adapun fokusnya sekarang adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin, bekerja keras, dan menjalani musim depan dengan penuh semangat profesionalisme, 

"Tekad kuat kita tetap sama yakni untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Papua dan seluruh pendukung Persipura untuk membawa Persipura kembali ke Liga 1,"tutup Owen. (*).

Editor : Yohanes Palen
#banding pssi #kericuhan #Stadion Lukas Enembe #Ceposonline.com #persipura jayapura