CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan mulai membuka arah dan rencana besar tim Mutiara Hitam untuk menghadapi musim kompetisi mendatang usai gagal mewujudkan promosi ke Liga 1 musim ini.
Menurut Owen, membangun Persipura bukan perkara mudah. Sebagai klub besar yang memiliki sejarah panjang, banyak legenda, dan tokoh-tokoh penting di dalamnya.
Untuk itu baginya Persipura membutuhkan proses serta penataan yang matang untuk kembali bangkit.
“Persipura ini bukan tim kecil. Banyak sejarah, banyak legenda, banyak tokoh kuat di dalam tim ini. Jadi menggerakkan dan membangun Persipura juga tidak gampang,”ungkap Owen Rahadiyan.
Ia mengakui sepanjang musim ini tim mengalami banyak perubahan, mulai dari sisi pelatih, pemain, hingga organisasi tim.
Namun seluruh pengalaman dan pelajaran musim ini akan dijadikan bahan evaluasi besar untuk menyongsong musim depan.
Owen memastikan mayoritas pemain akan tetap dipertahankan.
“Komposisi tim mungkin sekitar 50 sampai 70 persen akan dipertahankan,” katanya.
Tak hanya pemain, evaluasi besar juga akan dilakukan terhadap seluruh elemen tim, mulai dari pelatih, official, hingga manajemen secara keseluruhan.
“Saya review bukan hanya pemain, tapi pelatih, official, dan manajemen secara overall. Musim depan akan jauh lebih intens, terutama dari sisi organisasi,”tegasnya.
Ia menilai persaingan Liga 2 musim depan dipastikan semakin berat karena banyak tim besar yang diprediksi ikut bersaing memperebutkan tiket promosi ke Liga 1.
“Tim-tim besar sudah mulai kelihatan. Masih ada Barito dan beberapa tim lain. Dari Liga 1 juga ada kemungkinan ada beberapa tim yang pasti degradasi. Jadi musim depan pasti lebih ketat,”jelasnya.
Meski gagal promosi musim ini, Owen mengaku sangat tersentuh dengan dukungan luar biasa masyarakat Papua terhadap Persipura.
Ia bahkan mengaku merinding melihat antusiasme suporter yang terus memberikan dukungan penuh kepada tim.
“Saya sangat terharu dan merinding. Saya tidak menyangka diterima begitu baik di Papua. Dukungan masyarakat ini jadi motivasi besar buat saya untuk tetap positif,”katanya.
Namun bagi Owen, hal terpenting yang ingin dibangun musim depan bukan hanya soal kualitas permainan, tetapi juga sikap dan disiplin seluruh anggota tim.
“Kalau soal cinta kepada Persipura saya yakin semua punya. Tapi yang paling penting musim depan adalah attitude dan disiplin,”tegasnya lagi.
Terkait pemain asing, Owen membuka kemungkinan adanya perubahan komposisi. Namun keputusan final masih menunggu hasil evaluasi bersama tim pelatih.
“Pemain asing mungkin ada perubahan, tapi semuanya tergantung coach,”ujarnya.
Ia menjelaskan kegagalan promosi musim ini membuat banyak pihak di internal tim harus mengkaji ulang rencana mereka, termasuk pelatih, official, hingga pemain senior seperti Boaz Solossa, Ian Kabes, Yustinus Pae.
“Sebelumnya semua sangat yakin bisa naik Liga 1. Jadi beberapa orang mungkin sudah punya rencana lain. Sekarang semuanya perlu dikaji ulang,” jelas Owen.
Adapun pihaknya sendiri menargetkan proses pembentukan tim sudah mulai berjalan pada awal Juni 2026 nanti.
“Saya pribadi ingin minggu pertama Juni pemain sudah mulai desain kontrak. Jadi kita sudah tahu arah tim musim depan,” tutup Owen. (*).
Editor : Yohanes Palen