Ia menilai tim berjuluk “Mutiara Hitam” itu tetap menunjukkan kualitas permainan yang solid, terutama lewat kemunculan pemain-pemain muda berbakat.
Menurut Bima Sakti, Persipura selalu memiliki regenerasi pemain yang berjalan baik dari waktu ke waktu.
Meski diperkuat banyak wajah baru, karakter permainan tim tetap terjaga.
“Persipura ini tim besar. Mereka tidak pernah kehabisan talenta muda. Hampir di setiap lini ada pemain muda yang punya kualitas dan berani tampil,” ujar Bima Sakti.
Dalam laga yang berlangsung ketat tersebut, Persipura tampil dominan dengan sejumlah peluang berbahaya.
Namun, rapatnya lini pertahanan lawan membuat upaya tim tuan rumah belum mampu berbuah gol kemenangan.
Persipura Jayapura juga dinilai tetap konsisten memainkan sepak bola menyerang, dengan mengandalkan kecepatan dan kreativitas pemain muda yang terus berkembang.
Bima Sakti menambahkan, jika terus dibina dengan baik, para pemain muda Persipura berpotensi menjadi kekuatan besar, tidak hanya bagi klub tetapi juga untuk sepak bola nasional.
“Hanya tinggal bagaimana mereka menjaga konsistensi dan mendapatkan jam terbang. Kalau itu terpenuhi, masa depan mereka sangat cerah,” tambahnya.
Hasil imbang ini membuat Persipura harus puas berbagi poin, meski secara permainan tampil lebih dominan.
.
Namun, pujian dari pelatih lawan menjadi bukti bahwa kekuatan Persipura tetap diperhitungkan, terutama dari sisi pembinaan pemain muda yang tak pernah surut.
"Jujur peluang kita untuk lolos ke liga 1 atau juara di Liga 2 cukup berat, Persipura masih punya peluang besar. Tinggal bagaimana mereka menjaga permainan di 3 laga sisa saja,"tutup Bima Sakti. (*).
Editor : Yohanes Palen