CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Hasil kurang maksimal yang diraih Persipura Jayapura saat menghadapi Tornado FC berdampak langsung pada posisi mereka di papan klasemen Liga 2 Grup Timur.
Tim berjuluk Mutiara Hitam kini harus rela turun ke peringkat keempat setelah gagal mengamankan poin penuh.
Kekalahan tersebut membuat persaingan di papan atas semakin ketat, sekaligus membuka peluang bagi tim-tim lain untuk mengambil alih posisi strategis.
Tambahan poin yang diraih para pesaing memaksa Persipura tergeser dari tiga besar dan kini berada di posisi yang kurang aman dalam perburuan tiket ke fase berikutnya.
Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi skuad kebanggaan masyarakat Papua untuk segera bangkit dan memperbaiki performa.
Di sisi lain, PSS Sleman semakin kokoh di puncak klasemen. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu tampil konsisten dengan meraih kemenangan tipis 0-1 saat bertandang ke markas Persela Lamongan, Minggu (1/2/2026).
Kemenangan penting tersebut semakin memperlebar jarak PSS dari para pesaing di bawahnya.
Stabilitas permainan, kedisiplinan lini belakang, serta ketajaman serangan menjadi kunci keberhasilan mereka menjaga dominasi di Grup Timur.
Penurunan posisi Persipura menjadi sinyal peringatan bagi tim pelatih untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh.
Konsistensi permainan, efektivitas serangan, serta soliditas lini pertahanan harus segera dibenahi agar tak kembali kehilangan poin di laga-laga krusial berikutnya.
Persaingan kompetisi masih panjang dan peluang untuk kembali merangsek ke papan atas tetap terbuka lebar.
Namun, Persipura dituntut tampil lebih tajam, disiplin, dan konsisten jika ingin kembali bersaing memperebutkan posisi terbaik di klasemen akhir. (*).
Editor : Yohanes Palen