CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA— Warganet ramai-ramai mengusulkan pembangunan patung Boaz Solossa sebagai bentuk penghormatan atas jasanya di dunia sepak bola.
Mantan Kapten, Timnas Indonesia itu dinilai layak mendapatkan apresiasi dari Pemerintah dan Negara karena kontribusinya yang besar bagi sepak bola Papua dan Nasional.
Boaz Solossa memang kini dikenal sebagai ikon sepak bola Papua. Selama bertahun-tahun, ia mengharumkan nama daerah lewat prestasi gemilang bersama Persipura Jayapura.
Ia juga berkontribusi besar membawa klub kebangga masyarakat Papua tersebut meraih berbagai gelar juara Liga Indonesia.
Dedikasi dan loyalitasnya kepada tim Persipura membuat Boaz Solossa menjadi sosok panutan, tidak hanya bagi pesepak bola muda Papua, tetapi juga bagi generasi muda Indonesia.
Di level nasional, Boaz juga pernah menjadi andalan Tim Nasional Indonesia. Kecepatan, ketajaman, dan semangat juangnya di lapangan menjadikan namanya dikenal luas oleh pencinta sepak bola Tanah Air.
Melalui media sosial, banyak warganet menyampaikan bahwa patung Boaz Solossa dapat menjadi simbol kebanggaan Papua sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk berprestasi di bidang olahraga.
Mereka berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat mempertimbangkan usulan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian Boaz bagi sepak bola Indonesia.
Hingga kini, usulan tersebut terus mendapat dukungan luas dari masyarakat, khususnya dari Papua, yang menilai Boaz Solossa sebagai legenda hidup sepak bola nasional.
Sementara itu Boaz Solossa mengawali karirnya dari PON 2024, kemudian masuk Persipura tahun 2005.
Pada Kompetisi tahan 2005 tersebut Boaz Solossa menjadi salah satu sosok pemain muda kunci di skuad utama Persipura.
Hingga dirinya ikut berkontribusi besar membawa Persipura menjadi juara saat ini dengan satu gol manis yang ia sumbangan dipartai final melawan Persija Jakarta.
Kini karir Boaz Solossa sudah di penghujung masa pensiun. Ia sudah tidak muda lagi, namun masih menjadi salah satu pilih utama dalam skuad Persipura di Kompetisi Liga 2 saat ini.
Kendatipun menit bermainnya sudah mulai berkurang, namun ketajamannya masih ada dan sangat dibutuhkan dalam tim.
Ia juga menjadi sosok penting dalam tim dan juga sebagai mentor yang baik bagi pemain muda.
Akankan Pemerintah merespon keinginan warganet untuk pembangunan patung patung Boaz Solossa di Papua atau sebaliknya itu hanya menjadi cerita semata. (*).
Editor: Yohanes Palen
Editor : Yohanes Palen