CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Manajemen Persipura kini resmi melaunching jersey terbaru Persipura musim Kompetisi Liga 2 tahun ini.
Adapun launching jersey terbaru Persipura dilakukan di Hotel UNY Wates, Kolon Progo, Yogyakarta, Jumat (1/8/2025).
Manariknya, jersey buatan Cenderawasih Karsa tersebut ternyata ada sebuah filosofi memdalam dibalik desain jersey baru tim Persipura ini.
"Ya, ada filosofi mendalam di balik desain jersey terbaru Persipura,"ungkap
Manajer Persipura, Owen Rahadiyan.
Owen Rahadyian mengaku, jersey baru Persipura ini bukan sekedar warna atau pola biasa.
Jersey ini memadukan unsur seni dan budaya yang mencerminkan karakter kuat para pemain Papua.
"Untuk jersey kandang Persipura tetap berwarna merah hitam, bedanya hanya di garis yang lagi terlihat kaku,"terang Bos Besar Nusa Tuna ini.
Kata Owen Rahadiyan, saat ini ia menampilkan goresan kuas yang lebih dinamis dan penuh karakter.
"Ini adalah DNA pemain Persipura yang mempunyai bakat alami dan penuh potensi luar biasa,"terangnya.
Menurut Owen Rahadyian bahwa, setiap goresan di jersey Persipura melambangkan pemain yang datang dari Tanah Papua dengan mempunyai talenta, semangat, dan rasa bangga.
Sementara untuk jersey tandang berwarna putih hitam. Jersey kiper berwarna pink dan hijau.
Untuk penjualan jersey akan segera dilakukan termasuk membuka sebuah toko offline di Jayapura.
"Jersey ini adalah pernyataan kami mungkin tampil beda, tapi di sanalah letak keindahannya. Kami bukan hanya berjuang kembali ke Liga 1. Kami sedang membuktikan bahwa kami bisa bermain dengan jati diri, dan mengangkat nama Papua," pinta Owen Rahadiyan.
Tak kalah menyentuh, Owen Rahadiyan mengibaratkan Persipura seperti ikan terbang.
Makhluk yang lahir di air, namun tidak takut menembus batas dan melayang di udara. Adapun makna motif ikan terbang itu lahir dari salah satu desainer Papua, Jimmy Afar.
Di semua jersey Persipura juga terlahir perpaduan antara ikan, burung camar, kampak batu, dan manik-manik yang melambangkan sebuah doa restu dari leluhur yang disampaikan melalui adat.
"Tempat alaminya adalah laut seperti Persipura yang terbentuk dan tumbuh besar di kancah sepak bola nasional, dikenal dan dihormati di Liga 1. Tapi hari ini, kami sedang berenang di air yang lebih tenang di Liga 2."jelas Owen Rahdyian.
"Namun seperti ikan terbang, kami tidak akan tinggal diam. Ikan itu menembus permukaan, melompat ke udara, masuk ke elemen yang asing, bukan karena ingin lari, tetapi karena ia berani berubah, berani bermimpi, dan berani terbang."tutur Owen Rahadyian.
Sambung Owen Rahadian bahwa, Persipura juga seperti itu, dimana sedang berada di bawah, tapi bukan berarti kalah.
"Kami sedang menyiapkan sayap, menunggu waktu yang tepat untuk melompat dan terbang lebih tinggi dari sebelumnya,"cetus pria yang biasa dipangil Owen ini.
Lanjut Owen bahwa, perjalanan ini bukan tentang Persipura kembali ke Liga 1 semata.
"Jadi, ini tentang menemukan kembali siapa kita sebenarnya klub dengan sejarah, dengan semangat juang, dan dengan hati yang besar," tutup Owen Rahadiyan. (*).
Editor : Agung Trihandono