Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Menanti Duo Solossa Dipinggir Lapangan

Administrator • 2020-11-10 08:00:02
Boaz Solossa (ERIK / CEPOS)
Boaz Solossa (ERIK / CEPOS)

JAYAPURA - Duo Solossa bersaudara, Boaz Solossa dan Ortizan Solossa merupakan kaka beradik yang pernah bermain dalam satu tim. Keduanya seakan menjadi representasi sepak bola Tanah Papua. Ortizan merupakan bek sayap cepat yang menyisir area samping, sementara sang adik, Boaz merupakan penyerang yang ditakuti oleh lawan.


Kedua pemain tersebut pernah merasakan masa emas bersama Persipura Jayapura sejak bermain bersama di tahun 2008-2013. Selama berduet dengan sang adik Boaz, Ortizan sukses mengantarkan Persipura dua kali berdiri di atas podium juara Indonesia Super League dan satu trofi Indonesian Community Shield serta satu titel Indonesian Inter Island Cup.


Bahkan, duet kaka beradik Solossa juga pernah menjadi amunisi sang Garuda Indonesia pada Piala AFD di tahun 2004 silam. Kebersamaan Ortizan dengan sang adik Boaz di Persipura berakhir di tahun 2014, kala itu, Ortizan memilih hijrah bersama Persiram Raja Ampat. Bermain semusim bersama Persiram, akhirnya Ortizan memilih gantung sepatu.


Sementara sang adik Boaz saat ini masih aktif sebagai kapten Persipura Jayapura. Boaz masih menjadi pilar penting pasukan Mutiara Hitam.


Tapi Boaz sadar betul, usianya yang kini mencapai angka 34 tahun bukan lagi pada usia emasnya. Ia pun mulai memikirkan masa depannya dan mengikuti jejak sang kaka Ortizan untuk mengambil lisensi kepelatihan.


Saat ini, Boaz Solossa bersama dua rekan setimnya, Yustinus Pae dan Ricardo Salampessy kini sedang mengikuti kursus lisensi C ACF yang dilaksanakan PSSI bersinergi dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).


Sementara sang kaka, Ortizan Solossa sendiri saat ini telah mengantongi lisensi C AFC, dan berencana akan meneruskan B ACF pada bulan Desember mendatang. Ortizan pun kini telah dipercayakan untuk menukangi tim Sepak Bola PPLP Provinsi Papua.


Ortizan dan Boaz diprediksi akan kembali berduet, bukan lagi sebagai pemain tapi keduanya memiliki peluang besar untuk berduet sebagai pelatih masa depan.


Ortizan pun sangat mendukung sang adik Boaz yang mulai memilih profesi sebagai pelatih. Tapi pria yang dijuluki 'Sajojo' itu belum enggan memikirkan akan berduet dengan adiknya di pinggir lapangan sebagai juru taktik.


"Saya berencana akan melanjutkan kursus pelatih untuk B AFC pada bulan Desember mendatang. Soal berduet, sepertinya belum ada pikiran sampai ke situ," ungkap Ortizan kepada Cenderawasih Pos, Minggu (8/11).(eri/gin)

Editor : Administrator