CEPOSONLINE.COM, PASURUAN – Boaz Solossa menjadi penyelamat Persipura kala bersua RANS Nusantara di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, pada 28 Januari 2025.
Pasalnya, Persipura nyaris kalah sebelum akhirnya Boaz merobek gawang RANS di menit ke-81.
RANS sendiri sudah unggul sejak menit ke-48 usai di babak pertama tak ada satupun gol yang tercipta.
Dengan hasil imbang 1-1, Persipura sementara bertengger di posisi puncak klasemen babak playoff.
Sementara RANS terdampar di dasar klasemen.
Coach RANS Nusantara, Edi Sudiarto mengaku, anak asuhnya berhasil menjalankan strategi yang diintruksikannya.
Namun karena ada pemain yang cedera, maka strategi berubah.
Penyesuaian strategi baru juga tidak mudah.
Pihaknya optimis RANS bisa bertahan di Liga 2. Sebab timnya masih memiliki enam pertandingan.
Tidak hanya menargetkan harus menang di sisa pertandingan kandang, timnya juga harus meraih poin di kandang lawan.
"Kami akan evaluasi kelemahan di pertandingan ini. Insyaallah bisa meraih poin maksimal di laga berikutnya," jelas Edi.
Coach Persipura, Ricardo Salampessy menuturkan, pihaknya puas dengan hasil imbang ini.
Sebab, Persipura mampu mencuri satu poin di kandang lawan. Apalagi RANS bukanlah lawan yang mudah.
"Puji Tuhan kami bisa meraih satu poin. Tentu ini menjadi modal kami, untuk bisa tampil lebih baik di laga selanjutnya," bebernya.
RANS Nusantara vs Persipura
Sejak menit pertama, kedua tim sama-sama menampilkan permainan menyerang.
Namun hingga turun minum, tidak ada gol yang tercipta.
RANS bisa unggul lebih dulu, lewat tandukan Ivan Veras di menit ke-48.
Tertinggal satu gol, persipura mengganti Ian Louis Kabes dengan Boaz Solossa.
Strategi ini rupanya sangat jitu.
Sementara, RANS harus melakukan penggantian pemain, usai kehilangan Vikra Seifahlepi karena cedera.
Kondisi ini membuat Persipura menguasai jalannya pertandingan.
RANS hanya sesekali menyerang lewat serangan balik.
Persipura akhirnya bisa menyamakan kedudukan, melalui sepakan Boaz Solossa di menit ke-81.
Hasil imbang 1-1 tetap tidak berubah, sampai peluit panjang dibunyikan wasit. (*)
Editor : Gratianus Silas