CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Sebuah kapal perintis bernama Papua Baru yang telah lama rusak dan tidak beroperasi, dilaporkan tenggelam di perairan Pelabuhan Jayapura, tepatnya di depan Taman Mesran, Kota Jayapura, Papua, pada Senin (22/6/2026).
Menurut Ruslin, salah seorang pekerja bongkar muat di Pelabuhan Jayapura, kapal tersebut sudah terlihat miring sejak Senin sore sebelum akhirnya tenggelam seluruhnya.
"Kapal itu sudah lama berada di lokasi dan dalam kondisi rusak sehingga tidak pernah lagi beroperasi. Kemarin sore posisinya sudah miring, kemungkinan tadi malam tenggelam karena air laut masuk dan menggenangi bagian dalam kapal," ujar Ruslin kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat ada empat kapal perintis yang telah tenggelam di area pelabuhan tersebut.
"Selain Papua Baru, ada juga kapal Biru Surabaya, Papua Tiga, dan Mamberamo. Tiga kapal lainnya sudah lebih dulu tenggelam sejak tahun 2025 dan sampai sekarang masih berada di dasar laut," katanya.
Ruslin menduga tenggelamnya kapal-kapal tersebut disebabkan kerusakan pada bagian dek yang mengalami kebocoran akibat lama tidak digunakan.
"Karena biasanya kalau sudah lama tidak beroperasi, baja-baja pada dek kapal pasti berkarat. Akibatnya pasti bocor dan air laut masuk makanya kapal kapal ini tenggelam," jelasnya.
Menurutnya, kedalaman perairan di lokasi cukup dalam sehingga bangkai kapal yang tenggelam tidak terlihat dari permukaan.
"Lautnya cukup dalam, sehingga tidak kelihatan. Papua Baru yang baru tenggelam kemarin sore sekarang sudah tidak terlihat lagi karena seluruh badan kapal berada di dasar laut," ujarnya.
Sebagai pekerja yang setiap hari beraktivitas di kawasan pelabuhan, Ruslin mengaku selama ini tidak pernah melihat adanya aktivitas di dalam kapal tersebut.
"Memang sudah lama rusak, jadi tidak ada aktivitas sama sekali di dalam kapal. Dulu banyak kapal yang diparkir di sini, dan kawasan ini memang menjadi tempat sandar kapal-kapal yang sudah tidak beroperasi," katanya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena kapal dalam keadaan kosong saat tenggelam. "Tidak ada korban, karena memang tidak ada yang bekerja didslamnya kapal kapal itu parkir begitu saja," tegasnya.
Pantauan di kawasan Taman Mesran pada Selasa pagi menunjukkan aktivitas masyarakat berlangsung normal seperti biasa. Sementara itu, kapal Papua Baru yang tenggelam sejak Senin sore sudah tidak lagi terlihat di permukaan karena seluruh bagiannya telah terendam di dasar laut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan terhadap kapal yang tenggelam tersebut. (*)
Editor : Weny Firmansyah