Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembangunan Asrama Don Bosco Keerom Dimulai, Targetkan Jadi Role Model Pendidikan Papua

E
Penulis: Erianto Pasae❯

 


Advertisement

Bupati Keerom, Piter Gusbager saat berfoto dengan Uskup Keuskupan Jayapura Mgr Yanuarius Theofilus Matopai You dalam peletakan batu pertama gedung baru asrama putra-putri Santo Don Bosco di Arso Kota, Kabupaten Keerom, pada Senin (22/6/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat berfoto dengan Uskup Keuskupan Jayapura Mgr Yanuarius Theofilus Matopai You dalam peletakan batu pertama gedung baru asrama putra-putri Santo Don Bosco di Arso Kota, Kabupaten Keerom, pada Senin (22/6/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager, meresmikan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung baru asrama putra-putri Santo Don Bosco di Arso Kota, Kabupaten Keerom, pada Senin (22/6/2026).

Pembangunan fasilitas ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda di wilayah Papua.

Advertisement

Bupati Gusbager menegaskan bahwa pembangunan pendidikan di Papua tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ia menyebutkan ada tiga pilar utama yang menentukan masa depan generasi muda, yaitu pemerintah, gereja, dan masyarakat adat.

Menurut Bupati Gusbager, kolaborasi ketiga elemen tersebut telah terbukti mampu menjaga kedamaian dan keamanan di Papua hingga saat ini. Kerja sama tersebut bukan sekadar aturan formalitas, melainkan fondasi utama untuk membangun sumber daya manusia Papua yang berkualitas.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga menjelaskan bahwa pembentukan karakter manusia sangat efektif jika dilakukan melalui sistem pendidikan asrama.

Advertisement

Diketahui Pemkab Keerom memberikan dukungan penuh terhadap proyek ini melalui alokasi dana secara bertahap. Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan Asrama Santo Don Bosco adalah sebesar Rp 14 miliar.

Saat ini, dana tahap pertama sebesar Rp 7 miliar telah diserahkan beberapa waktu lalu dan sedang digunakan untuk proses pembangunan asrama putri. Sementara itu, sisa dana sebesar Rp 7 miliar untuk tahap kedua akan dialokasikan untuk pembangunan asrama putra.

“Maka asrama Don Bosco ini kami harapkan pembangunannya berjalan lancar, selesai, dan tidak menghadapi masalah yang berarti,” ungkap Bupati Gusbager kepada awak media.

“Dan kita akan memastikan seluruh fasilitas, sarana pendukung kegiatan belajar-mengajar. Ya. Kita pastikan asrama ini akan menjadi role model pendidikan di Kabupaten Keerom,” sambungnya.

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Asrama Pelajar dan Mahasiswa Putra Papua Selatan Tampung 50 Anak

Asrama Pelajar dan Mahasiswa Putra Papua Selatan Tampung 50 Anak

Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membangun asrama pelajar dan mahasiswa putra dengan anggaran Rp 3,

Setahun Setelah Terbakar, Asrama 84 Pelajar di Tapal Batas RI-PNG Kembali Berdiri

Setahun Setelah Terbakar, Asrama 84 Pelajar di Tapal Batas RI-PNG Kembali Berdiri

Pelajar SMP Negeri Erambu, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan kini kembali memiliki asrama setelah bangunan sebelumnya terbakar

Asrama Mahasiswa Waropen di Palang, Bupati F.X Mote Turun Tangan

Asrama Mahasiswa Waropen di Palang, Bupati F.X Mote Turun Tangan

Bupati Waropen F.X Mote, turun langsung ke lapangan membuka palang yang disematkan pada Bangunan Asrama Mahasiswa Waropen di Kota Studi Mano

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer