Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Ini Pesan BTM di Penghujung Tahun

Karolus Daot • 2025-12-31 12:44:51
Tokoh Papua, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Tokoh Papua, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Tokoh Papua, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM, menyampaikan pesan reflektif dan penuh makna menjelang penutupan Tahun 2025 dan penyambutan Tahun Baru 2026. Dalam pernyataannya, BTM mengajak seluruh masyarakat Papua untuk berhenti sejenak, merenung, dan memaknai perjalanan hidup yang telah dilalui sepanjang tahun ini.

Menurutnya, akhir tahun adalah momentum yang sangat manusiawi untuk menoleh ke belakang, bukan untuk menyesali, tetapi untuk memahami proses kehidupan yang telah dijalani bersama. Ia menegaskan bahwa perjalanan hidup tidak selalu berjalan lurus dan mudah.

"Ada langkah yang mantap, ada langkah yang tertatih. Ada doa yang terjawab cepat, ada pula yang masih kita simpan dalam kesabaran,” ungkapnya, Rabu (31/12/2025)

BTM menyampaikan bahwa Tahun 2025 memberikan pelajaran penting, bahwa hidup tidak semata-mata tentang kemenangan dan keberhasilan, melainkan tentang keteguhan iman, harapan, serta kemampuan untuk tetap mengasihi dalam segala keterbatasan.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang diajarkan di rumah ibadah kasih, pengampunan, dan pengharapan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga, lingkungan, maupun masyarakat luas. Di tengah kehidupan sosial yang penuh perbedaan, menurutnya, kebersamaan justru diuji melalui sikap saling menjaga, bukan saling menjauh.

BTM juga mengakui bahwa tahun ini meninggalkan rasa lelah bagi banyak orang. Ada yang lelah karena bekerja keras demi keluarga, memperjuangkan keadilan, maupun karena harapan yang belum terwujud. Namun ia menegaskan bahwa kelelahan bukanlah tanda kekalahan.

"Lelah adalah tanda bahwa kita masih peduli, masih mau berjuang, dan belum menyerah," ujarnya.

BTM mengakui bahwa tidak semua rencana dan kebijakan berjalan sempurna. Ada kekurangan dalam pelayanan, kelemahan dalam kebijakan, serta kata dan keputusan yang mungkin melukai sebagian pihak. Namun, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menutup tahun ini dengan hati yang lapang, tanpa dendam dan tanpa memperbesar perbedaan.

"Bangsa dan daerah ini tidak dibangun oleh orang-orang yang sempurna, tetapi oleh mereka yang mau belajar dari kekurangan dan setia bekerja dalam diam," tegasnya.

Ia menekankan pentingnya kejujuran, keteladanan, dan kepedulian di atas kepentingan pribadi. Menurutnya, masa depan Papua tidak dibangun oleh janji-janji besar, melainkan oleh kerja nyata yang konsisten dan tulus.

Menutup pesannya, BTM mengajak masyarakat mengakhiri Tahun 2025 dengan rasa syukur atas keluarga, kebersamaan, dan tanah Papua yang terus memberi kehidupan. Ia juga mengajak semua pihak menyambut Tahun 2026 dengan harapan yang matang harapan yang diwujudkan melalui kerja jujur, sikap rendah hati, dan komitmen melayani sesama.

"Masa depan tidak dibangun dalam satu malam, tetapi dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten, dari doa yang tidak putus, dan dari hati yang tidak kehilangan kasih," tuturnya.

BTM mengakhiri pesannya dengan ajakan persatuan tanpa memandang perbedaan latar belakang, iman, dan pandangan, seraya menyampaikan ucapan selamat menutup Tahun 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026.

"Kiranya Tuhan menyertai setiap langkah kita, memberkati keluarga kita, dan menjaga tanah yang kita cintai ini," pungkasnya. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Ceposonline.com #tokoh papua #Benhur tomi mano