Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Aksi Demo Hari Papua Merdeka Berujung Ricuh di Yogyakarta

Gratianus Silas • 2024-12-02 16:02:14
Tangkapan layar - Aksi demo AMP di Yogyakarta yang berujung ricuh.
Tangkapan layar - Aksi demo AMP di Yogyakarta yang berujung ricuh.

CEPOSONLINE.COM, YOGYAKARTA – Aksi Demo Hari Papua Merdeka berujung ricuh di Yogyakarta, Minggu (1/12/2024).

Aksi ini diinisiasi Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) bersama Front Rakyat Indonesia untuk West Papua.

Mereka menggelar aksi demonstrasi di Jalan Kusumanegara, Yogyakarta.

Aksi ini membawa sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Namun, aksi yang awalnya berlangsung damai itu berujung pada kericuhan setelah insiden pengibaran bendera bintang kejora.

Dalam aksinya, AMP menyuarakan sejumlah tuntutan yang mereka nilai penting untuk permasalahan Papua.

Mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan program transmigrasi ke Papua, menolak kebijakan Otonomi Khusus, serta meminta pemerintah menghentikan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Papua.

Aksi ini juga menjadi bagian dari peringatan hari kemerdekaan Papua versi kelompok tersebut yang kerap memicu perhatian publik.

Para demonstran memulai aksinya dengan tertib.

Mereka membawa poster-poster berisi berbagai pesan yang menyoroti isu Papua, serta menyampaikan orasi di simpang tiga Jalan Kusumanegara, dekat Taman Makam Pahlawan.

Kericuhan pun mulai terjadi menjelang waktu Maghrib ketika massa aksi bergerak ke arah timur setelah membubarkan diri dari titik awal demonstrasi.

Ketegangan meningkat saat salah seorang peserta aksi terlihat mengibarkan bendera bintang kejora.

Insiden ini memicu reaksi cepat dari aparat kepolisian yang berusaha mengamankan situasi.

Namun, upaya aparat direspon dengan perlawanan dari massa aksi yang akhirnya memicu bentrokan.

Warga sekitar pun langsung menutup akses masuk ke lingkungan mereka untuk menghindari dampak kerusuhan.

Pihak kepolisian juga terus berjaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah insiden serupa terulang. (*)

Sumber: Radar Jogja

Editor : Gratianus Silas
#papua #yogyakarta #Ceposonline.com #DEMO #mahasiswa papua #hari papua merdeka