Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Misi Masak Besar Dipantau KKB, Bobon Santoso Pamit dari Papua

Amalia Eka • 2024-07-09 11:31:07
Bobon Santoso ucapkan terima kasih dan pamit dari Papua.
Bobon Santoso ucapkan terima kasih dan pamit dari Papua.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Youtuber Indonesia, Bobon Santoso yang dikenal dengan konten masak besarnya, mengumumkan pamit dari Papua.

Hal itu diumumkannya lewat postingan di akun Instagram pribadinya @bobonsantoso, Kamis (4/7/2024).

Dalam postingan tersebut menampilkan tiga foto tangkapan layer yang berisi tulisan, dengan keterangan foto permintaan maaf dan terima kasih.

"Mohon maaf jika ada yang tersinggung dengan tayangan video kita. Terima kasih Papua. Kami Pamit," tulisnya.

Keputusan Bobon untuk berbagi makanan gratis di Papua terpaksa berhenti lantaran semakin gencar menerima ancaman.

Bobon sadar kegiatanya tersebut dipantau oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Terima Kasih Tuhan telah menjaga kami team Kuali Merah Putih selama berkegiatan di Papua.

“Saya pribadi tahu, kegiatan kami dipantau oleh KKB.”

“Ancaman terhadap keselamatan saya sudah di-warning. Bahkan diperingatkan secara terbuka akibatnya.”

“Tujuan kami bukan melakukan misi ini bukan sebagai media 'perang', bukan sebagai alat propaganda Negara.”

“Jika tidak bersama TNI, siapa yang bisa menjamin keselamatan kami?"

 Baca Juga: Dari Papua ke NTT, Bobon Santoso Lanjutkan Kuali Merah Putih di Timur Indonesia

Bobon tak lupa berterima kasih kepada pihak TNI yang telah menjaga keselamatan ia dan timnya selama misi Kuali Merah Putih berjalan.

"Terima Kasih untuk TNI yang memastikan misi ini berjalan dengan baik dan lancar. Mungkin terkesan berlebihan, kegiatan masak harus dijaga dengan sniper, melibatkan Intelijen, prajurit melakukan ambush di hutan semalaman hingga kegiatan selesai juga mensterilkan rute yang kami lalui. Kita ga minta seperti itu, tapi bagi rekan TNI, jika misi ini gagal, bagi mereka sebuah kegagalan dalam bertugas. Mohon Maaf bila merepotkan.."

Kemudian, di slide terakhir postingannya memperlihatkan komentar dari akun bernama Veronika Koman.

"Sampaikan ke Bobon bahwa yang banyak viral di grup2 Papua bukan air matanya, tapi foto2nya bersama TNI dan wajahnya sebagai maskot penjajahan pangan [sic!]," ungkap Veronica.

"Papua itu wilayah konflik bersenjata, jadi silakan pikir sendiri konsekuensinya. Ini bukan ancaman, tapi pemberitahuan.

Veronica selama ini dikenal sebagai seorang pengacara, pegiat hak asasi manusia dan pro kemerdekaan tanah air Papua asal Indonesia.

Sebelumnya, Bobon Santoso viral karena pernyataannya di Podcast Close The Door Dedy Corbuzier yang menceritakan pengalamannya saat masak besar di pedalaman Papua.

 “Kalaupun hari ini gue nangis buat Papua, gue bangga. Nangis buat orang Papua, gue bangga,” tambahnya.

Bobon bahkan diketahui mau menjual mobilnya Toyota Alphard untuk biaya masak ke Papua karena membutuhkan biaya besar. (*)

Editor : Gratianus Silas
#KKB #Kelompok Kriminal Bersenjata #papua #Dedy Corbuzier #Close The Door #podcast #veronika koman #Ceposonline.com #bobon santoso #Jayapura #TNI #makanan gratis