CEPOSONLINE.COM — NABIRE – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah siap menggelar Seminar Kajian Potensi Ekonomi Papua Tengah yang dirangkaikan dengan peluncuran Koperasi Induk Koperasi Honai Papua Tengah Terang, pada Selasa, 9 Juni 2026, di Gedung LPP RRI Nabire, mulai pukul 08.00 WIT.
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Kemandirian Ekonomi Papua Tengah Melalui Optimalisasi Potensi Daerah, Investasi Strategis, UMKM dan Koperasi Modern” ini akan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, perbankan, serta pelaku UMKM untuk membahas strategi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Ketua KADIN Papua Tengah, Alexander Gonzales Gobai, mengatakan seminar tersebut merupakan langkah nyata KADIN dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi Papua Tengah berbasis potensi daerah dan pemberdayaan masyarakat.
“Papua Tengah memiliki sumber daya alam yang melimpah dan peluang investasi yang besar. Melalui seminar ini kami ingin menghadirkan kajian yang komprehensif sehingga potensi yang ada dapat dikelola secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gobai kepada media ini via seluler, Senin, (8/6/2026).
Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, koperasi, UMKM, lembaga keuangan, dan masyarakat.
“Kemandirian ekonomi harus dibangun bersama. Karena itu kami mengajak semua pihak untuk duduk bersama merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Papua Tengah,” kata Gobai.
Seminar tersebut dijadwalkan menghadirkan Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa dan Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley sebagai keynote speaker. Selain itu, sejumlah tokoh dan praktisi ekonomi juga akan menjadi narasumber, di antaranya Direktur Eksekutif KADIN Papua Tengah Albertus Keiya, Ketua Tim 11 Kadin Papua Tengah, Maximus Tipagau, CEO Kadin Komite Tetap KADIN Indonesia Erianto Cang, serta sejumlah akademisi dan praktisi lainnya yang akan dimoderatori oleh, Ronald Manoch.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah peluncuran Koperasi Induk Koperasi Honai Papua Tengah Terang, yang diharapkan menjadi wadah penguatan ekonomi masyarakat berbasis koperasi modern.
“Koperasi harus menjadi instrumen ekonomi rakyat yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat. Melalui Koperasi Honai Papua Tengah Terang, kami ingin membangun sistem ekonomi yang kuat, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas,” jelas Gobai.
Tak hanya seminar, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai mitra usaha. CV Sinar Pagi Nabire, dealer resmi sepeda motor Honda, akan menggelar Roadshow Honda Special dalam rangka menyukseskan peluncuran koperasi tersebut.
Melalui kegiatan yang berlangsung di area Aula Kantor LPP RRI Nabire, masyarakat akan mendapatkan berbagai layanan seperti servis ringan sepeda motor Honda, penggantian oli mesin dan gardan, konsultasi kendaraan, layanan kredit motor, hingga pameran produk sepeda motor terbaru.
Gobai mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dalam mendukung agenda penguatan ekonomi masyarakat di Papua Tengah.
“Kami menyambut baik dukungan para pelaku usaha. Ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi daerah membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, koperasi, dan masyarakat. Ketika semua bergerak bersama, maka kesejahteraan masyarakat akan lebih cepat terwujud,” ujarnya.
Melalui seminar dan peluncuran koperasi tersebut, KADIN Papua Tengah berharap dapat melahirkan berbagai rekomendasi strategis untuk pengembangan sektor unggulan daerah, meningkatkan investasi yang berpihak kepada masyarakat lokal, memperkuat UMKM, serta menjadikan koperasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi Papua Tengah.
“Kami mengundang seluruh masyarakat, pelaku usaha, akademisi, mahasiswa, dan pemangku kepentingan lainnya untuk hadir dan menjadi bagian dari momentum penting ini. Papua Tengah memiliki masa depan ekonomi yang besar, dan kita harus membangunnya secara bersama-sama,” tutup Gobai. (*)
Editor : Agung Trihandono