Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

FGD IDI 2026, Pemprov Papua Tengah Komitmen Jaga Kebebasan dan Kesetaraan

Theresia F. Tekege • 2026-02-25 12:51:18

Suasana FGD IDI Pemprov Papua Tengah di aula Kesbangpol Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE).
Suasana FGD IDI Pemprov Papua Tengah di aula Kesbangpol Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE).

CEPOSONLINE.COM — NABIRE, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka perhitungan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Papua Tengah Tahun 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengukur sekaligus memperkuat kualitas demokrasi di daerah.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Victor Fun, dalam sambutannya menjelaskan, Indeks Demokrasi Indonesia bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan kualitas kehidupan demokrasi di daerah.

“ Indeks ini mengukur perkembangan pelaksanaan demokrasi melalui tiga aspek utama, yakni kebebasan, kesetaraan, dan kapasitas lembaga demokrasi,” ujar Fun.

Ia mengatakan Indeks Demokrasi Indonesia bukan hanya sekadar statistik. Ini adalah cerminan kualitas demokrasi Indonesia.

“ Data dan fakta yang kita verifikasi dari berbagai peristiwa nyata sepanjang tahun akan menjadi dasar dalam penyusunan skor yang objektif dan akurat,” jelasnya.

Lanjutnya, hasil penilaian tersebut nantinya tidak hanya menjadi angka semata, tetapi juga menjadi bahan evaluasi dan rujukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Victor juga menekankan pentingnya menghadirkan demokrasi yang substantif, bukan hanya demokrasi prosedural yang muncul saat pemilihan kepala daerah atau pemilu. Demokrasi, katanya, harus hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Demokrasi yang kita bangun harus menjamin kebebasan berpendapat, menjunjung tinggi kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi, serta diperkuat oleh lembaga-lembaga yang akuntabel dan berintegritas,” tegasnya.

Asisten III Setda Papua Tengah juga mengajak seluruh unsur, mulai dari eksekutif, legislatif, partai politik, akademisi, media massa, organisasi masyarakat, hingga aparat keamanan, untuk berperan aktif dalam menjaga dan merawat demokrasi di Papua Tengah.

“Kita semua adalah garda terdepan dalam menjaga demokrasi di tanah ini. Mari kita ikuti forum diskusi ini dengan sungguh-sungguh, dengan pikiran terbuka, serta menyampaikan data dan fakta secara objektif demi kemajuan Papua Tengah,” pungkasnya. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Ikatan Dokter Indonesia (IDI) #Papua Tengah #Ceposonline.com