CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Papua Tengah memastikan kesiapan menggelar talkshow dan ramah tamah bersama para pemangku kepentingan pada Rabu, (25/2/2026), di Aula Restoran Jakarta, Jalan Jakarta, Kabupaten Nabire. Kegiatan tersebut disebut menjadi momentum awal untuk menjalankan berbagai program strategis di tahun 2026.
Ketua Kadin Papua Tengah, Alexander Gonzales Gobai, menegaskan bahwa talkshow ini merupakan langkah awal setelah mengikuti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) pada tahun sebelumnya. Dari forum-forum tersebut, Kadin Papua Tengah telah merumuskan sejumlah program bersama para tokoh ekonomi dan jajaran pengurus.
“Ini adalah program awal. Tahun ini kami siap take off,” ujar Gobai saat jumpa pers di kantor Kadin Papua Tengah. Ia menjelaskan, seluruh program yang disiapkan merujuk pada visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dikatakan selama ini Papua Tengah kerap dipandang hanya memiliki potensi di sektor pertambangan, padahal masih banyak sektor lain. "Ada perikanan, perkebunan, pertanian, pariwisata dan sektor lainnya yang bisa memberikan nilai tambah," bebernya..
Kadin akan mempresentasikan hasil kerja Tim Sebelas yang dibentuk untuk memetakan potensi ekonomi unggulan di delapan kabupaten. Tim tersebut telah bekerja selama satu bulan dan hasil kajiannya telah mencapai 99 persen. Hasil pemetaan tersebut akan dikemas dalam bentuk brosur dan media informasi yang ditempatkan di terminal, pelabuhan, serta titik-titik strategis lainnya, sehingga masyarakat maupun investor yang datang ke Papua Tengah dapat mengetahui potensi ekonomi yang tersedia.
“Kami ingin pengusaha asli Papua terlibat langsung dan menjadi tuan di negeri sendiri. Kadin siap membackup, memberikan kemudahan, serta berkoordinasi dengan HIPMI, APINDO dan seluruh asosiasi pengusaha yang ada untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi Papua Tengah,” tegasnya. “Kami sedang mencari format terbaik agar ada sinergi kuat antara pemerintah dan pelaku usaha. Ini bagian dari upaya menanamkan fondasi ekonomi yang kokoh untuk anak cucu Papua Tengah ke depan,” tutup Gobai. (*)
Editor : Abdel Gamel Naser