Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Pelajar Dogiyai akan Tampilkan Budaya Onehai Mogehai di Festival Budaya Papua Tengah

Theresia F. Tekege • 2025-09-04 21:18:18

 

Kontingen pelajar SMA/SMK dari Dogiyai saat menampilkan parade pada acara pembukaan Festival Budaya Papua Tengah, didampingi pelatih-pelatih dari Dogiyai, Kamis (4/9/2025).
Kontingen pelajar SMA/SMK dari Dogiyai saat menampilkan parade pada acara pembukaan Festival Budaya Papua Tengah, didampingi pelatih-pelatih dari Dogiyai, Kamis (4/9/2025).

CEPOSONLINE.COM, NABIRE - Pelajar asal Kabupaten Dogiyai siap menampilkan kekayaan budaya daerah mereka melalui Onehai Mogehai, tradisi perkawinan adat masyarakat Mapia, pada ajang Festival Budaya Pelajar Papua Tengah yang digelar, Jumat, 5 September 2025.

 

Pendamping pelajar SMA/SMK dalam Festival Budaya Pelajar tahun 2025 dari Kabupaten Dogiyai, Fransiska Tagi menjelaskan, Budaya Onehai Mogehai merupakan rangkaian adat perkawinan khas Mapia. 

 

“Onehai adalah tahap lamaran, sementara Mogehai menjadi puncak pesta adat dengan penyerahan mas kawin berupa babi, manik-manik, noken, hingga perlengkapan lain yang melambangkan tanggung jawab sosial dan penghargaan kepada keluarga perempuan,” ujar pendamping pelajar peserta dari Kabupaten Dogiyai, Fransiska Tagi kepada media ini, Kamis (4/9/2025). 

 

Ia mengatakan, dalam festival ini, para pelajar Dogiyai akan menampilkan prosesi adat tersebut lewat drama, tarian, serta nyanyian tradisional.

 

Tujuannya untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya lokal kepada generasi muda Papua Tengah.

 

“Melalui penampilan ini, kami ingin menunjukkan bahwa adat dan budaya Mapia tetap hidup dan relevan, meski zaman terus berubah,” ungkap pelatih. 

 

Selain menghibur, penampilan Onehai Mogehai juga membawa pesan bahwa perkawinan adat bukan hanya penyatuan dua insan, tetapi juga simbol persaudaraan, persatuan keluarga, dan identitas masyarakat Mapia. 

 

“Lewat festival ini, masyarakat semakin bangga terhadap budaya sendiri dan terus merawatnya dari masa ke masa,” ungkapnya.

 

Ia juga mengajak masyarakat luas untuk hadir dan menyaksikan langsung penampilan anak-anak Dogiyai di panggung festival budaya. 

 

“Kami akan tampil besok di bandara lama Nabire pada pukul 15:00 WIT,” tutupnya. (*)

Editor : Elfira Halifa
#Papua Tengah #Ceposonline.com #festival budaya